Breaking News:

Dari Patungan, 3 Anak Muda Cilegon Usaha Jamur Beromzet Jutaan Rupiah hingga Pekerjakan Ibu-ibu

Ia dan dua rekannya berinisiatif usaha budidaya jamur tiram saat pandemi Covid-19 karena melihat peluang pasar di wilayahnya.

TribunBanten.com/Khairul Ma'arif
Anggota KTJC sedang menunjukan baglog jamur tiram yang dibuat oleh para ibu rumah tangga di lingkungan Cilurah RT 19/002 Kelurahan Kepuh, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Senin (15/3/2021).  

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Berawal dari modal patungan, tiga anak muda di Cilegon mampu mengembangkan usaha budidaya jamur tiram hingga beromzet jutaan rupiah per bulan.

Bahkan, usaha yang baru dimulai ketiga akan muda itu sudah mampu mempekerjakan sejumlah ibu rumah tangga.

Mufiudin (31), Ali Alfaji (35), dan Umarul Yakin (29), tiga anak muda Cilegon menjadi inisiator Kelompok Tani Jamur Cilegon (KTJC) di lingkungan Cilurah RT 19/002 Kelurahan Kepuh, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon.

KTJC bergerak dalam membudidaya jamur tiram.

KTJC membuat kumbung untuk tempat pembudidayaan jamur tiram di Lingkungan Cilurah di antara pepohonan rindang.

Baca juga: Cerita Ismail Saleh, Jatuh Bangun Rintis Angkringan Mas Coy Hingga Beromzet Rp 120 Juta Per Bulan

Baca juga: Cara Budidaya Jamur Tiram, Raih Keuntungan Maksimal dengan Modal Kecil

Di dalam kumbung terdapat empat rak yang tingginya sekitar 3 meter untuk menempatkan baglog.

Seorang Penggagas KTJC, Mufiudin menceritakan usaha budidaya jamur tiram KTJC baru dimulai pada Desember 2020 bersamaan pandemi Covid-19.

"Kebetulan saya kena PHK dari kerjaan pas Covid kemarin," ujarnya. 

Anggota KTJC sedang menunjukan baglog jamur tiram yang dibuat oleh para ibu rumah tangga di lingkungan Cilurah RT 19/002 Kelurahan Kepuh, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Senin (15/3/2021). 
Anggota KTJC sedang menunjukan baglog jamur tiram yang dibuat oleh para ibu rumah tangga di lingkungan Cilurah RT 19/002 Kelurahan Kepuh, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Senin (15/3/2021).  (TribunBanten.com/Khairul Ma'arif)

Ia dan dua rekannya berinisiatif usaha budidaya jamur tiram saat pandemi Covid-19 karena melihat peluang usaha dan pasar di wilayahnya.

   

Halaman
1234
Penulis: Khairul Ma'arif
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved