Perjuangan Ronny Lukito Merintis Eiger, Modal 2 Mesin Jahit, Kini 157 Mesin Bernilai Miliaran Rupiah
Sebagai informasi, mesin produksi di pabrik ini sebagian menggunakan pemrograman.
Meliputi proses pemotongan bahan, penjahitan, pemasangan aksesori, sampai pada pengepakan.
Tapi sebelum itu, bahan baku yang akan digunakan terlebih dahulu dilakukan pengecekan saat tiba di gudang logistik.
Tujuannya untuk memastikan bahwa bahan baku yang digunakan sudah sesuai dengan standar. Mulai dari warnanya, sampai pada ukurannya.
"Kalau sudah memenuhi keriteria, baru kita simpan di bagian rak penyimpanan," ucap Adji.
Setelah bahan baku sudah dipastikan sesuai standar, barulah proses pemotongan dimulai.
Di sini, pemotongan bahan pun dilakukan dengan menggunakan mesin sampai pada manual.
Selanjutnya, pada proses quality control setiap logo yang sudah dicetak akan dicek dengan teliti apakah sudah sesuai atau belum.
Mulai dari ukurannya, warnanya, sampai kualitas gambar atau print yang dihasilkan.
Di sini, ruangan juga didukung oleh pencahayaan yang mempuni serta sinar ultra violet.
"Sinar UV ini nyalanya puku 04.00 atau pukul 05.00. Fungsinya supaya kuman atau jamur mati," ucapnya.
Untuk pemotongan tali, Eiger menggunakan mesin pemotong dengan panas sekitr 150 derajat sampai 500 derajat celcius.
Tujuannya agar tali nantinya tak mudah terurai atau berudul.
Proses menjahit sendiri kini dikerjakan oleh ratusan pekerja.
Sebagai informasi, mesin produksi di pabrik ini sebagian menggunakan pemrograman.
Sehingga pegawai tanpa keahlian khusus sebenarnya juga bisa cepat beradaptasi dengan menggunakan teknologi ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/proses-produksi-pembuatan-tas-eiger-di-bandung-jawa-barat.jpg)