Perjuangan Ronny Lukito Merintis Eiger, Modal 2 Mesin Jahit, Kini 157 Mesin Bernilai Miliaran Rupiah
Sebagai informasi, mesin produksi di pabrik ini sebagian menggunakan pemrograman.
Mesin akan beroperasi sesuai dengan program, mengikuti komponen yang sudah dirancang.
Harganya, tak tanggung-tanggung.
Untuk satu mesin di sini kata Adji harganya sekitar puluhan juta sampai Rp 500 juta.
"Total ada 157 mesin. Untuk kerjaan standar internasional harus lakukan itu," ujarnya.
Selama melakukan proses produksi, para pekerja tak ada yang berbicara, atau mengobrol.
Menurut pengelihatan kami selama kunjungan, tiap pekerja bekerja secara teliti dan serius.
Bahkan, ada target yang harus dituju dalam pembuatan tas setiap jamnya.
Berbagai pengujian juga dilakukan untuk mengetahui apakah barang yang diproduksi sudah memiliki kualitas baik sesuai yang diharapkan atau tidak.
Beberapa keriteria pengujiannya, antara lain seperti pengujian terhadap ketahanan air, pengujian terhadap cahaya, sampai pengujian terhadap tekanan.
Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Cerita Perjalanan Eiger Rintis Bisnis Perlengkapan Outdoor di Indonesia, Berawal dari 2 Mesin Jahit
Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Melihat Rumitnya Proses Pembuatan Tas Eiger Sebelum Dipasarkan: Proses Panjang, Kualitas Teruji
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/proses-produksi-pembuatan-tas-eiger-di-bandung-jawa-barat.jpg)