Perjuangan Ronny Lukito Merintis Eiger, Modal 2 Mesin Jahit, Kini 157 Mesin Bernilai Miliaran Rupiah

Sebagai informasi, mesin produksi di pabrik ini sebagian menggunakan pemrograman.

Tribunjakarta.com/Pebby Adhe Liana
Proses produksi pembuatan tas Eiger di Bandung, Jawa Barat. 

Sedikitnya sudah ada total 250 store Eiger yang dimiliki di Indonesia dengan tiga kategori produk utama, yaitu mountaineering, riding, dan authentic 1989.

Mountaineering adalah perlengkapan yang berorientasi pada kegiatan pendakian gunung.

Riding perlengkapan yang berfokus pada penjelajahan sepeda motor.

Serta authentic 1989 yang diinspirasi dari gaya klasik para pencinta kegiatan petualangan alam terbuka yang diwujudkan dalam desain yang kasual dan stylish.

Mengintip produksi Eiger

TribunJakarta.com berkesempatan menyambangi pabrik Eiger yang berada di lahan seluas 2,6 hektare di Katapang, Kabupaten Bandung.

Kami mengintip bagaimana tas Eiger sampai pada akhirnya bisa dipasarkan kepada masyarakat.

Adji Santoso, Deputy Managing Director PT Eksonindo Multi Produk Industri, perusahaan manufaktur penghasil produk Eiger, mengatakan selama masa pandemi Covid-19 operasional pabrik dibarengi dengan pemberlakukan protokol kesehatan.

Protokol kesehatan itu adalah pengecekan suhu tubuh karyawan, sterilisasi dengan disinfectan chamber, sampai tes swab secara berkala. 

Untuk kegiatan produksi produk, ada beberapa tahapan yang harus dilalui.

Yaitu dari proses desain, cutting, pengecekan dan pengujian, sampai pada proses finishing.

"Kami proses kalau terima order. Kami bikin sampel di bagian RnD Riset and Development, nanti dikasih lihat dulu, oke secara bentuk bisa diterima. Kalau harga kualitas udah oke, baru dijadwali mereka buka PO."

Baca juga: Jalan-jalan ke Sentra Perajin Tas di Desa Kadu Genep Kabupaten Serang, Bertahan di Tengah Pandemi

"Biasanya kita terima order 6 bulan sebelumnya. Ada order baru ada proses dari cutting sampai finishing," kata Adji.

Pertama-tama, setelah melalui proses riset dan dikembangkan menjadi desain, tim akan membuat sample.

Apabila sudah sesuai dengan keriteria, barulah proses produksi dimulai.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved