Breaking News:

Santri di Mancak Kabupaten Serang Bergegas Berlarian, Seketika Bangunan 2 Lantai Bagian Dapur Roboh

Para santri langsung bergegas lari menjauh dan seketika bangunan berlantai dua itu ambruk di bagian dapur.

dokumentasi BPBD Kabupaten Serang
Satu bangunan Pondok Pesantren Al-Mutafaqqirin di Kampung Leuwibadak, Desa Mancak, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, roboh, Minggu (28/3/2021) pagi. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG - Satu bangunan Pondok Pesantren Al-Mutafaqqirin di Kampung Leuwibadak, Desa Mancak, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, roboh, Minggu (28/3/2021) pagi.

Pondok pesantren milik Ustaz Honani ini memiliki 117 santri.

Operator Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang Sunani mengatakan bangunan roboh karena hujan deras pada Sabtu (27/3/2021) sore.

Baca juga: Pondok Pesantren Riadussibyan Kabupaten Serang Terbakar, Kerugian Capai Rp 50 Juta

Baca juga: Sepekan Pasca-Kebakaran, Belum Ada Pembangunan di Ponpes Riyadussibyan

"Bangunannya juga sudah rapuh," katanya kepada TribunBanten.com lewat pesan instan, Minggu.

Robohnya bangunan itu terjadi sekitar pukul 07.00.

Setengah jam sebelumnya, para santri masih beraktivitas, seperti memasak, mandi, dan mencuci pakaian.

Namun, seorang santri melihat bangunan ada yang retak dan mendengar suara.

Kemudian, santri tersebut memberitahukan kepada yang lain yang berada di atas, bahwa bangunan pondok bagian belakang retak.

Para santri langsung bergegas lari menjauh dan seketika bangunan berlantai dua itu roboh di bagian dapur.

Satu bangunan Pondok Pesantren Al-Mutafaqqirin di Kampung Leuwibadak, Desa Mancak, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, roboh, Minggu (28/3/2021) pagi.
Satu bangunan Pondok Pesantren Al-Mutafaqqirin di Kampung Leuwibadak, Desa Mancak, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, roboh, Minggu (28/3/2021) pagi. (dokumentasi BPBD Kabupaten Serang)

"Dampak kejadian ini satu dapur rusak berat," ucapnya.

Menurut Sunani, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

"Hanya material bangunan yang belum dibersihkan pengurus pondok pesantren," katanya.

Penulis: Ahmad Tajudin
Editor: Agung Yulianto Wibowo
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved