Breaking News:

Digitalisasi Ekonomi: Buka 26 Juta Lapangan Pekerjaan dan Konsumsi Naik 30%, Tapi Ini Risikonya

BI mencatat, terdapat 26 juta lapangan pekerjaan di bidang mikro, kecil, dan menengah melalui digitalisasi ekonomi. 

Penulis: Amanda Putri Kirana | Editor: Agung Yulianto Wibowo
TribunBanten.com/Amanda Putri Kirana
Festival Ekonomi Keuangan Digital (FEKDI) 2021 di Kantor Perwakilan BI Banten, Senin (5/4/2021). 

Erwin juga menjelaskan beberapa manfaat BSPI 2025 bagi pelaku ekonomi.

Pertama, meningkatkan inklusi keuangan digital agar layanan SP dan jasa keuangan dapat dinikmati  masyarakat Indonesia secara luas.

Kedua, meningkatkan digitalisasi perbankan untuk meningkatkan daya saing perbankan.

Ketiga, meningkatkan daya dukung transaksi pembayaran digital sehingga dapat memfasilitasi transaksi ekonomi berbasis digital. 

“Satu di antara deliverable BSPI 2025 adalah kita mendorong Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS), atau sebuah metode pembayaran yang memungkinkan interface berbagai aplikasi yang sudah ada,” ujar Erwin.

QRIS merupakan bentuk inovasi digitalisasi sistem pembayaran yang mampu menjadi game changer di tengah terbatasnya mobilitas masyarakat saat masa pandemi Covid-19.

Akselerasi digitalisasi keuangan melalui QRIS juga dapat mendorong Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (GBBI) semakin berkembang.

Bentuk TP2DD di Banten

BI juga telah mengukuhkan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), sesuai dengan Keppres No.3/2021 tentang Satgas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah.

BI telah mewujudkan TP2DD di Banten.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved