Breaking News:

Mudik Dilarang, Sandiaga Uno Optimistis Destinasi Wisata Banten Banjir Wisatawan

Hal ini agar ke depannya pariwisata tidak dijadikan sebagai kambing hitam tingginya kasus baru di saat libur panjang.

TribunBanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dalam acara dialog publik yang diprakarsai Kalea dan Dinas Pariwisata Provinsi Banten di Hotel Ratu Horison, Kota Serang, Banten, Selasa (6/4/2021). 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno memprediksi kebangkitan ekonomi Banten melalui sektor pariwisata ramai dikunjungi wisatawan pada liburan Idul Fitri mendatang.

Hal ini menyusul pelarangan mudik pada libur Lebaran mendatang oleh pemerintah.

Hal tersebut disampaikam Sandiaga saat membuka Dialog Publik yang diprakarsai oleh Kalea dan Dinas Pariwisata Provinsi Banten di Hotel Ratu Horison, Kota Serang, Banten, Selasa (6/4/2021).

"Karena mudik telah dilarang, dengan begitu tempat wisata yang ada di Banten pasti akan menjadi destinasi wisata yang akan penuh dikunjungi wisatawan yang dari timur menuju ke Barat," ujar Sandiaga.

Oleh sebab itu, ia yakin pengelola hotel dan sektor pariwisata yang sempat lesuh akibat pandemi Covid-19, dengan begitu dapat bangkit kembali.

  

Baca juga: Menhub Tegaskan Larangan Mudik Lebaran 2021 Sudah Final

Baca juga: 5 Poin Larangan Mudik Lebaran 2021, Berlaku Mulai 6 hingga 17 Mei

  

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dalam acara dialog publik yang diprakarsai Kalea dan Dinas Pariwisata Provinsi Banten di Hotel Ratu Horison, Kota Serang, Banten, Selasa (6/4/2021).
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dalam acara dialog publik yang diprakarsai Kalea dan Dinas Pariwisata Provinsi Banten di Hotel Ratu Horison, Kota Serang, Banten, Selasa (6/4/2021). (TribunBanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan)

  

Selain itu, ia juga mengingatkan agar seluruh pihak yang berjibaku dalam pertumbuhan ekonomi di pariwisata agar dapat membangkitkan pariwisata dengan standar protokol kesehatan yang memadai.

Hal ini agar ke depannya pariwisata tidak dijadikan sebagai kambing hitam tingginya kasus baru di saat libur panjang.

"Jangan sampai kemenparekraf ini dituduh penyumbang cluster Covid-19. Padahal ekraf ini salah satu jawaban untuk membangkitkan perekonomian di Indonesia," terangnya.

   

Kemenparekraf Akan Maksimalkan 17 Subsektor Pertumbuhan Ekonomi di Pariwisata

Sandiaga juga dalam kesempatan kali ini menjelaskan Kemenparekraf sendiri terdapat 17 subsektor baik dari makanan ataupun feature yang akan membangkitkan perekonomian bagi masyarakat yang berada di masing-masing daerah.

Baca juga: Profil Vina Hikmatul Huda, Duta Pariwisata Wakil 1 Nong Kabupaten Serang yang Mahir Baca Puisi

Baca juga: Breaking News - Menparekraf Sandiaga Uno Berkunjung ke Banten, Akan Datangi 3 Destinasi Wisata

Baca juga: Minat Wisata Religi di Banten Meningkat Jelang Ramadan, Warga Padati Makam Syeikh Jamaludin

Karena menurutnya, butuh waktu untuk mendatangkan wisatawan mancanegara disaat seperti ini, akan tetapi untuk wisatawan lokal akan jaub lebih muda untuk ditarik saat seperti ini.

Terakhir, ia juga meminta kepada Pemprov Banten agar dapat mengembangkan desa wisata yang ada di daerah agar dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin berkunjung ke Banten.

"Saya harapkan juga untuk desa wisatanya nanti bisa kita tingkatkan karena harus ada alternatif, jika nanti destinasi wisata ini melebihi kapasitas yang ada," tegasnya. 

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved