Breaking News:

Kabupaten Lebak Wilayah Rawan Bencana, Warga: Hal Biasa Lihat Dinding Rumah Bergoyang

Kabupaten Lebak merupakan salah kota/kabupaten rawan bencana alam di Provinsi Banten.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan
Editor: Glery Lazuardi
BNPB
Ilustrasi Banjir 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Kabupaten Lebak merupakan salah kota/kabupaten rawan bencana alam di Provinsi Banten.

Hal ini, karena kabupaten seluas 3,429 km itu merupakan daerah yang sering dilalui gempa tektonik dan bencana alam lainnya.

Tercatat, selama beberapa bulan terakhir setidaknya telah terjadi empat kali gempa berskala kecil.

Wilayah yang berpotensi terjadi gempa di Kecamatan Malimping, Cimarga, Bojongmanik dan Rangkasbitung.

Terakhir, gempa pada Jumat (16/4/2021) sekitar pukul 13.00 WIB berkekuatan 3,0 magnitudo.

Pusat gempa itu berada di 74 Km Barat daya dengan kedalaman 26 Km di bawah permukaan laut.

Baca juga: Ketua DPRD Kabupaten Serang: Masyarakat Perlu Diedukasi Bagaimana Menghadapi Bencana

Baca juga: Mensos Risma Pastikan Kebutuhan untuk Korban Bencana NTT Terpenuhi

Warga Kecamatan Malimping Kabupaten Lebak, Jaro (40), mengatakan gempa di Bayah sering terjadi sehingga tidak asing bagi masyarakat yang tinggal di sana.

Gempa terjadi hanya hitungan detik dan tidak menyebabkan getaran yang cukup kuat.

"Kalau dibilang khawatir atau tidak dengan gempa, ya mau bagaimana lagi. Kami sudah biasa melihat dinding rumah bergerak tiba-tiba. Dan setelah itu semua kembali normal," kata dia, saat dihubungi, Jumat (16/4/2021).

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved