Breaking News:

Disnaker Kabupaten Serang Segera Buka Posko Pengaduan THR, Wajib Diberikan Maksimal H-7 Lebaran

Pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Serang membuka posko pengaduan terkait pembayaran tunjangan hari raya (THR).

Penulis: desi purnamasari | Editor: Glery Lazuardi
DOK. Kredivo via KOMPAS.com
Ilustrasi THR - Serikat pekerja, pengusaha, dan pemerintah diharapkan segera duduk bersama untuk memutuskan kebijakan terbaik soal Tunjangan Hari Raya (THR) 2021. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari.

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Serang membuka posko pengaduan terkait pembayaran tunjangan hari raya (THR).

Rencananya, posko pengaduan itu akan dibuka 15 hari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H atau (H-15).

Baca juga: Posko Pengaduan THR Kota Serang Dibuka di Kantor Disnakertrans, Silakan Datang Jika Ingin Mengadu

Baca juga: Kadin: 80 Persen Perusahaan di Tangerang Selatan Kesulitan Bayar THR

Kepala Bidang Hubungan Industri Disnakertrans Kabupaten Serang, Iwan Setiawan, mengatakan
bagi karyawan yang tidak mendapatkan THR sesuai ketentuan undang-undang, maka dapat melaporkan ke posko itu.

"Bisa mengadukan masalah mereka ke Posko Pengaduan THR dengan mendatangi kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Serang," ujarnya kepada TribunBanten.com, Senin (19/4/2021).

Nantinya, posko pengaduan akan dibuka selama jam kerja.
Pihaknya akan melayani aduan dari para karyawan.

"Untuk posko pengaduan ini sistemnya kami di sini hanya menampung aduan dari masyarakat saja," ujarnya saat ditemui di Jalan KH. Abdul Fatah Hasan No.25, Ciceri, Sumurpecung, Kecamatan Serang, Kota Serang.

Dia menjelaskan, karyawan akan diberikan formulir pengaduan mengenai perusahaan yang tidak membayarkan hak tersebut.

Baca juga: Aturan Lengkap THR 2021: Kemenaker Minta Pengusaha Bayar Penuh, Wajib Dibayar H-1

Baca juga: Kemenaker Terima 683 Pengaduan Permasalahan Tenaga Kerja, Terungkap 103 Perusahaan Belum Bayar THR

Setelah itu, kata dia, untuk semua penganduan yang sudah ditampung akan diserahkan kepada pihak Disnakertras Provinsi Banten untuk ditindaklanjuti.

Untuk setiap perusahaan, kata dia, pihaknya selalu memberikan imbauan agar membayarkan THR
maksimal sebelum H-7 Hari Raya Idul Fitri.

Dia mengaku sudah sering mengingatkan kepada pihak perusahaan di setiap pertemuan untuk mambayar THR maksimal H-7 sebelum Hari Raya Idul Fitri.

"Untuk sanksi bagi perusahaan yang membandel pasti ada. Kami sebagai penampung mengmibau kepada pihak perusahaan. Yang lebih berhak di provinsi itu seperti apa sanksinya," ucap pria berkacamata tersebut.

Saat ini, kata dia, pihaknya mencatat ada 857 perusahaan di Kabupaten Serang.

Baca juga: Kemnaker Tegaskan Perusahaan yang Telat Bayar THR 2021 Akan Dikenakan Sanksi dan Denda

Baca juga: Menaker Tegaskan Perusahaan Harus Bayar THR Untuk Karyawan Secara Penuh 7 Hari Sebelum Lebaran

Dia meminta pihak perusahaan agar terbuka kepada karyawan agar dapat dibuat kesepakatan bersama mengenai pemberian THR.

"Agar menghindari hal yang tidak diinginkan. Apalagi THR ini hak mereka," ucapnya ayah dua orang anak ini.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved