Breaking News:

Tak Ingin Tsunami Corona India Terjadi, Bupati Pandeglang Larang Takbiran Keliling dan Open House

Irna menjelaskan, saat ini kegiatan yang membuat kerumunan masa di Pandeglang sudah mulai dikurangi.

Euronews
Kremasi jenazah pasien Covid-19 di India 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Bupati Pandeglang Irna Narulita melarang pelaksanaan kegiatan yang menimbulkan kerumunan massa pada saat hari Lebaran mendatang.

Itu dikarenakan untuk mencegakan lonjakan kasus Covid-19 seperti terjadi di India.

"Lebaran tidak ada takbiran keliling, Tarawih juga tidak diperbolehkan, selain itu juga open house yang dapat menimbulkan kerumunan tidak diperbolehkan," ujar Irna di Gedung DPRD Pandeglang, Jumat (30/4/2021).

Irna meyakinkan pihaknya akan melakukan pembubaran jika masih ada warga yang nekat berkerumun pada hari Lebaran.

Baca juga: Jelang Larangan Mudik Lebaran, Warga Curi Start Pulang Kampung di Terminal Poris Plawad

Irna menjelaskan, saat ini kegiatan yang membuat kerumunan masa di Pandeglang sudah mulai dikurangi.

Apalagi menurutnya, saat ini angka terkonfirmasi positif Covid-19 di Pandeglang masih sangat fluktuatif.

Bupati Pandeglang Irna Narulita di Gedung DPRD Pandeglang di Gedung DPRD Kabupaten Pandeglang, Jumat (30/4/2021).
Bupati Pandeglang Irna Narulita di Gedung DPRD Pandeglang di Gedung DPRD Kabupaten Pandeglang, Jumat (30/4/2021). (TribunBanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan)

Hal tersebut ang membuat dirinya mencoba membatasi ruang gerak masyarakat agar tidak terjadi pergerakan meningkat angka terkonfirmasi positif pasca lebaran mendatang.

"Seharusnya kegiatan nuzulul quran kemarin pun juga tidak diperbolehkan, akan tetapi karena sudah terlanjur ini juga jadi dibatasi. Harusnya dibatalkan karena dapat menimbulkan kerumunan masa," tegasnya. 

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved