Kisah Inspiratif Mantan Kepala Sekolah Termuda di Serang, Pendiri Lembaga “Rumah Inspiratif”
Usianya 22 tahun ketika Faiz Firdauz dipercaya menjabat sebagai Kepala SMP IT Afta Multimedia
Penulis: Amanda Putri Kirana | Editor: Glery Lazuardi
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Amanda Putri Kirana
TRIBUNBANTEN.COM - Usianya 22 tahun ketika Faiz Firdauz dipercaya menjabat sebagai Kepala SMP IT Afta Multimedia di Walantaka Ciruas, Serang, Banten.
Pria yang merupakan alumni Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten jurusan Filsafat Agama ini bahkan menjadi Kasek termuda di Kota Serang pada periode 2015-2016.
Kata Faiz, saat itu ia ditunjuk langsung oleh ketua yayasan lembaga pendidikan Islam Terpadu Afta Multimedia untuk mengemban tugas memimpin sekolah menengah pertama.
Bukan tanpa alasan, sejak lulus kuliah pada 2014, ia telah mengabdikan diri kepada bangsa dengan berkecimpung di dunia pendidikan dan mendirikan Majelis Dzikir Al-Minhaj.
Majelis Dzikir Al-Minhaj merupakan lembaga keagamaan yang berfokus pada peningkatan mutu peserta didik atau santri di bidang menghafal dan memahami Al-Quran.
“Saat menjadi Kasek, fokus saya adalah pada pendidikan karakter dengan melaksanakan kegiatan seperti Mabit atau Malam Iman dan Taqwa,” kata Faiz kepada TribunBanten.com di Masjid Jami Darussalam Pipitan, Minggu (2/5/2021).
Baca juga: 624 SD di Kabupaten Serang Mulai Belajar Tatap Muka, Terapkan Protokol Kesehatan Secara Ketat
Baca juga: Wisata Religi di Kabupaten Serang: Masjid Jami Aria Bajo, Pusat Penyebaran Agama Islam Sejak Abad 18
Selain itu, ia mengadakan kegiatan training motivasi untuk membangun semangat mentalitas anak, melaksanakan pelatihan yang menjurus pada peningkatan kualitas SDM, serta pembiasan-pembiasaan keagamaan.
Di waktu yang bersamaan Faiz juga merupakan waka kesiswaan dan staf SMA Daarul Rahman Walantaka.
Setelah selesai menjabat sebagai kepala sekolah pada 2017, ia fokus mengurus pondok pesantren Daarul Qoriin Walantaka dan menggagas TBM Sarang Baca.
Melalui TBM Sarang Baca, Faiz memberikan pengajaran tambahan kepada anak berkebutuhan khusus (ABK).
“Ada sepuluh anak ABK di TBM kami, mulai dari usia 9 sampai 18 tahun,” tuturnya.
Selama 6 bulan mereka diajarkan berbagai hal, terutama calistung atau baca tulis hitung dan juga keterampilan lainnya seperti membaca Al-quran.
“Pada tahun 2017 juga, ada anak didik saya di Majelis Dzikir Al-Minhaj yang berhasil menghafal 30 juz Al-Quran. Dia menghafal dan mulai memahami makanya selama kurang lebih tiga tahun,” ungkap pria 30 tahun ini.
Atas kontribusinya dalam memajukan pembangunan pendidikan di lingkungannya, Faiz kemudian dinobatkan sebagai Pemuda Pelopor Bidang Pendidikan Kota Serang 2017 oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/kepala-sekolah-termuda-di-serang.jpg)