Breaking News:

Sate Beracun Berujung Maut

Cinta Ditolak Racun Bertindak, NA Pernah Menolak Cinta Pria Misterius yang Beri Ide Sate Beracun

Tersangka pun sering bercerita tentang berbagai masalah pada R. Termasuk sakit hati R kepada Tomy, yang sama-sama pelanggan salon tersebut.

Penulis: Yudhi Maulana A | Editor: Yudhi Maulana A
kolase KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO/Facebook
Beredar foto diduga NA (25), pelaku pengirim sate beracun ke anggota polisi namun malah menewaskan bocah SD asal Bantul, Yogyakarta 

TRIBUNBANTEN.COM - Cinta ditolak, racun bertindak.

Begitu ungkapan yang mungkin menggambarkan kasus sate beracun yang terjadi di Bantul, Yogyakarta.

Sate beracun yang dikirimkan NA (25), warga Majalengka, Jawa Barat ini menewaskan bocah 10 tahun bernama Naba Faiz Prasetya (10), anak dari driver ojek online, Badiman.

Sedianya, NA akan mengirimkan sate beracun yang mengandung potasium sianida untuk seroang penyidik kepolisian di Polresta Yogyakarta bernama Tomy.

Alasannya, diduga NA sakit hati karena ditinggal kawin Tomy.

Lantas, NA pun berniat jahat dengan mengirimkan sate beracun kepada Tomy.

Usut punya usut, sate beracun itu ternyata terinspirasi dari saran seorang pria yang dekat dengan NA.

Baca juga: Beredar Diduga Tampang NA Tersangka yang Tewaskan Anak Ojol, Pegang Sate Sambil Tersenyum

Dikutip dari Tribun Jogja, Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Ngadi mengatakan tersangka NA (25) mendapat ide memberikan racun sianida dari temannya berinisial R.

Sosok berinisial R tersebut adalah pelanggan salon tempat NA bekerja.

Selama ini tersangka NA dan R berteman baik.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved