Breaking News:

Mudik Lebaran 2021

Stasiun Rangkasbitung Tak Beroperasi Hingga 17 Mei 2021 Mendatang, Warga Menjerit 'Harga Ojek Mahal'

Sebagian dari mereka tidak mengetahui bahwa Commuter Line rute Stasiun Tanah Abang-Rangkasbitung tak beroperasi sementara.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan
Suasana Stasiun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, tampak sepi pada Kamis (6/5/2021) pasca-ditutup sementara oleh PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI). 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - PT KAI Commuter resmi memberlakukan penghentian jam operasional di Stasiun Rangkasbitung mulai hari ini, Kamis (6/5/2021) hingga 17 Mei 2021.

Nantinya, bagi masyarakat yang hendak ingin menuju stasiun Tanah Abang bisa naik melalui stasiun Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Bak gayung bersambut, keputusan tersebut rupanya tak sedikit dikritik oleh para pekerja dan warga sekitar yang biasa menggunakan moda transportasi darat tersebut.

Berdasarkan pantauan Tribunbanten.com hingga pukul 15.00 WIB, masih banyak warga yang berdatangan menuju Stasiun Rangkasbitung untuk menuju Stasiun Tanah Abang.

Sebagian dari mereka tidak mengetahui bahwa Commuter Line rute Stasiun Tanah Abang-Rangkasbitung tak beroperasi sementara.

Kiki (27), seorang warga yang hendak menuju Palmerah ini mengatakan baru mengetahui terkait adanya pembatasan penghentian operasional Stasiun Rangkasbitung.

Baca juga: Kondisi Stasiun Rangkasbitung Pasca-Ditutup Sementara, Pintu Utama Ditirai Besi dan Dijaga Polisi

Ia pun cukup terkejut dengan keterangan petugas yang menyuruhnya ke stasiun Tigaraksa untuk dapat menuju Palmerah.

"Emangnya murah ya biayanya? Kita disuruh ke Tigaraksa, padahal uang kita juga terbatas dan pasti harga ojek mahal kesana," katanya saat ditemui, Kamis (6/5/2021).

Dirinya pun lantas mempertanyakan pihak KAI yang tidak memberikan solusi bagi para pekerja dan masyarakat yang sulit untuk mencapai stasiun lainnya.

Apalagi menurutnya, disaat pandemi Covid-19 perekonomian masyarakat sedang terpuruk dan ditambah biaya pengeluaran lainnya.

"Harusnya dipikirkan dong yang kerja itu bagaimana jangan sampe diomelin bos nya karena telat stasiunnya ditutup," tegasnya.

Baca juga: Catat, Mulai Besok Penumpang di Stasiun Rangkasbitung Harus Tunjukkan Surat Tes GeNose dan Antigen

Sementara itu, Dani (40) salah seorang warga Cibadak yang hendak mudik ke Jawa pun terpaksa harus membatalkan perjalanannya lantaran layanan kereta sudah tidak bisa digunakan.

Dirinya pun cukup pasrah dengan adanya pembatasan jam operasional kereta menuju Stasiun Rangkasbitung dan sekitarnya.

"Iya pasrah aja ga mudik kali ini, bingung kalau kayak gini mau kemana," tegasnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved