Breaking News:

Mudik Lebaran 2021

Rangkasbitung Ditutup, Pengemudi Opang Tak Narik Penumpang, Pedagang Kopi Ketiban Utang

Tak ada teriakan memanggil calon penumpang yang biasanya kerap terdengar pada hari-hari sebelumnya.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan
Editor: Abdul Qodir
TribunBanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan
Suasana di depan Stasiun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, Senin (10/5/2021), pasca-larangan mudik 2021. 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Penutupan sementara Rangkasbitung menyusul larangan mudik 2021 Lebak, berimbas pada roda ekonomi di sekitar stasiun.

Pantauan Tribunbanten.com pada Senin (10/5/2021) siang, Stasiun Rangkasbitung masih ditutup dan dijaga petugas kepolisian.

Tak ada aktivitas pengguna jasa KRL yang masuk maupun keluar dari stasiun tersebut.

Sebagian besar toko dan warung di sekitar Stasiun Rangkasbitung pun sudah tutup.

Namun, masih ada sejumlah pengemudi ojek pangkalan yang mangkal di sekitar pintu masuk dan keluar Stasiun Rangkasbitung.

Baca juga: Kondisi Stasiun Rangkasbitung Pasca-Ditutup Sementara, Pintu Utama Ditirai Besi dan Dijaga Polisi

Tak ada teriakan memanggil calon penumpang yang biasanya kerap terdengar pada hari-hari sebelumnya.

Mereka hanya memarkir sepeda motornya dan tak satu pun yang menarik penumpang.

Suasana di depan Stasiun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, Senin (10/5/2021), pasca-larangan mudik 2021.
Suasana di depan Stasiun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, Senin (10/5/2021), pasca-larangan mudik 2021. (TribunBanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan)

Supriyono (45), pengemudi pang di Stasiun Rangkasbitung mengatakan dirinya sudah lima hari tidak mendapatkan penumpang.

Ia pun mengaku stres dengan keadaan saat ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved