Warga Tangerang Manfaatkan 'Jalan Tikus' untuk Ziarah Meski TPU Ditutup

Pemerintah Kota Tangerang melarang ziarah di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Selapajang selama Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Tayang:
Editor: Glery Lazuardi
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Suasana Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kota Tangerang yang disegel Pemerintah Kota Tangerang untuk mengurai kerumunan namun bisa ditembus melalui jalur tikus, Jumat (14/5/2021). 

TRIBUNBANTEN.COM - Pemerintah Kota Tangerang melarang ziarah di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Selapajang selama Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Kebijakan itu telah secara resmi dikeluarkan sebagai upaya menghindari kerumunan untuk mencegah Covid-19. Kebijakan itu berlaku sampai 16 Mei 2021.

Namun, warga Kota Tangerang tidak kehabisan carauntuk bisa tetap berziarah di TPU Selapajang.

Seperti yang terpantau di TPU Selapajang hari ini, banyak peziarah yang ditolak untuk masuk ke pemakaman tersebut.

Selain dijaga ketat oleh petugas, pintu gerbang TPU Selapajang digembok dan dibarikade lengkap dengan spanduk larangan untuk ziarah.

Kendati demikian, banyak warga Kota Tangerang yang tidak kehabisan cara untuk bisa mendoakan keluarga dan kerabat yang lebih dulu meninggalkan dunia.

Walau sudah dihalau petugas, warga ternyata masih bisa masuk ke TPU Selapajang melalui jalan-jalan tikus dekat pemakaman.

Selain bisa dilalui jalan kaki, kendaraan roda dua pun bisa melintas melalui jalan tikus untuk masuk ke TPU Selapajang.

"Ini kata adek saya juga bisa lewat gang-gang naik motor. Entar tembus langsung masuk ke sama (TPU Selapajang)," kata Erny, seorang warga yang ditolak masuk untuk berziarah, Jumat (14/5/2021).

Baca juga: Geliat Ziarah Warga dan Aroma Wangi di TPU Astana Maadina Pandeglang

Baca juga: Pemkab Tangerang Izinkan Warganya Ziarah Makam Pada Idul Fitri, Pengunjung TPU Dibatasi

Benar saja, Erny berniat untuk tetap masuk ke TPU Selapajang lewat jalur tikut bersama suami dan keluarganya.

"Ini katanya mundur dulu lewat gang sebelah pemakaman, ya soalnya udah jauh-jauh ternyata enggak boleh kan capek juga," ujar Erny.

Terpantau, memang banyak pemotor yang keluar dari gang warga tembus langsung ke TPU Selapajang.

Gang tersebut, tidak dijaga oleh petugas walau sudah diberi barikade yang tetap saja bisa ditembus pemotor.

Sebagai informasi, Pemerintah Kota Tangerang secara resmi melarang warganya untuk berziarah menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Adapun peraturan itu tercantum dalam surat edaran (SE) Wali Kota Tangerang Nomor 180/1770-Bag.Hkm/2021 yang diterbitkan pada Selasa (11/5/2021) malam.

Baca juga: Wali Kota Tangerang: TPU Ditutup untuk Ziarah Kubur pada 12-16 Mei 2021

Baca juga: Tradisi Ziarah Makam, Ramai Peziarah di Blok Khusus Jenazah Covid-19 TPU Jombang

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah menjelaskan, tempat pemakaman umum (TPU) Selapajang di Kota Tangerang bakal ditutup pada Rabu (12/5/2021) sampai Minggu (16/5/2021).

TPU tersebut juga bakal dikunci dan digembok agar mengurangi resiko penularan Covid-19.

"TPU Selapajang kita minta ditutup tanggal 12 Mei (2021) sampai 16 Mei (2021). Kami kunci pemakamannya, kami tutup pintunya," jelas Arief melalui sambungan telepon, Selasa (11/5/2021) malam.

TPU Selapajang ditutup lantaran pemakaman tersebut dinaungi oleh pemerintah Kota Tangerang.

Lalu untuk TPU yang tidak dikelola Pemerintah Kota Tangerang akan dikoordinasikan kepada lurah dan camat setempat.

"Kalau TPU masyarakat saya minta lurah-lurah komunimasi ke RT/RW. Karena ketua Satuan Gugus Tugas Covid-19 kan ada di perangkat sana (RT/RW)," ujad Arief.

Namun, ia memastikan untuk proses pemakaman apa bila ada, tetap akan diperbolehkan dan tetap dibuka.

Baca juga: Penggali Makam Covid-19 di TPU Jombang Unjuk Rasa, Janji Rp 1 Juta per Lubang Belum Direalisasi

Baca juga: Penampakan Tanah Longsor di Area Pemakaman Covid-19 TPU Jombang

Sementara, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkim) Kota Tangerang Tatang mengatakan TPU Selapajang akan dijaga ketat.

Pihaknya menggandeng Satpol PP Kota Tangerang untuk menyekat masyarakat yang akan berziarah.

"Kami bekerja sama dengan satpol PP nanti ditempatkan di luar TPU (Selapajang)," ucap Tatang.

Selain menempatkan petugas, spanduk soal larangan ziarah juga akan dibentangkan di TPU Selapajang.

"Ada spanduk yang sudag kami pasang juga, dituliskan penutupan sampai 16 Mei 2021," pungkas Tatang.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul TPU Selapajang Digembok, Peziarah Manfaatkan 'Jalan Tikus' untuk Berziarah

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved