Breaking News:

Gaji dan THR Belum Dibayar, Karyawan Hotel Marbella dan Manajemen Dimediasi Pasca-Demo

Andre mengatakan hasil pertemuan mediasi dengan manajemen perusahaan ini sendiri masih belum ada kejelasan perihal pembayaran hak-hak pekerja tersebut

Penulis: desi purnamasari | Editor: Abdul Qodir
TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Sejumlah karyawan Hotel Marbella Anyer melakukan pertemuan mediasi dengan manajemen perusahaan di kantor Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Serang, pada Senin (31/5/2021). Pertemuan dilakukan menyusul gaji dan THR Idul Fitri 2020 dan 2021 dari sejumlah karyawan belum dibayarkan. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG -  Sejumlah karyawan Marbella Hotel Convention dan Spa Anyer melakukan pertemuan mediasi dengan manajemen perusahaan di kantor Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Serang, pada Senin (31/5/2021).

Pertemuan dilakukan menyusul gaji dan THR Idul Fitri 2020 dan 2021 dari sejumlah karyawan Hotel Marbella belum dibayarkan. Bahkan, ratusan karyawan yang tergabung dalam Serikat Pekerja Kimia, Energi, Pertambangan, Minyak Umum (SPKEP), sampai menggelar unjuk rasa di depan Hotel Marbella Anyer pada Sabtu (15/5/2021).

Pertemuan mediasi yang diinisiasi Disnakertrans Kabupaten Serang ini dihadiri sepuluh orang perwakilan karyawan Hotel Marbella Anyer dan manejemen Hotel Marbella.

Andre, salah seorang karyawan Marbella yang telah dirumahkan menuturkan dirinya menuntut haknya sebagai pekerja sebagaimana diatur dalam undang-undang, seperti THR dan dana BPJS Ketenagakerjaan.

Baca juga: Gerai Giant Resmi Ditutup, 7000 Buruh Terancam PHK Tak Semua Bisa Ditempatkan di Hero dan IKEA

Selain itu, para karyawan menuntut kejelasan status pekerjaan yang belum juga dipenuhi oleh pihak perusahaan.

"Kami menunutut agar THR kami pada tahun 2020 yang baru dibayar separuh dan THR 2021 yang belum dibayar sama sekali bisa dibayarkan," ujar Andre.

"Terus BPJS Ketenagakerjaan yang tidak disetorkan sejak Oktober 2019, tapi di slip gaji tetap dipotong, agar itu bisa diselesaikan,” tambahnya.

Andre mengatakan hasil pertemuan mediasi dengan manajemen perusahaan ini sendiri masih belum ada kejelasan perihal pembayaran hak-hak pekerja tersebut.

Baca juga: Tingkat Hunian Hotel di Banten Naik 41,30 % dalam Sebulan, BPS: Tanda Ekonomi Berangsur Pulih

Rencanaya, akan dilakukan kembali pertemuan lanjutan antara perwakilan karyawan dan pihak perusahaan pada 11 Juni 2021.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved