Breaking News:

Calon Jemaah Haji Indonesia Batal Berangkat pada 2021, Amankah Dana Haji? Ini Jawabannya

Pemerintah melalui Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mengelola dana haji.

Editor: Glery Lazuardi
Kementerian Media Saudi/AFP
Sebuah gambar selebaran yang disediakan oleh Kementerian Media Saudi pada 31 Juli 2020 menunjukkan para jamaah yang berkeliling di sekitar Ka'bah, tempat suci paling suci di Masjidil Haram di kota suci Saudi, Mekah. Jemaah haji Muslim berkumpul hari ini di Gunung Arafat Arab Saudi untuk klimaks haji tahun ini, yang terkecil di zaman modern dan kontras dengan kerumunan besar tahun-tahun sebelumnya. 

TRIBUNBANTEN.COM - Pemerintah melalui Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mengelola dana haji.

Hingga Mei 2021, BPKH mencatat dana haji yang tersimpan mencapai sebesar Rp 150 Triliun.

Meskipun pada 2021 ini, pemerintah Indonesia tidak memberangkatkan calon jemaah haji, namun, Kepala Badan Pelaksana BPKH Anggito Abimanyu memastikan dana haji yang dikelola pihaknya tetap aman.

"Dana haji per Mei 2021 itu nilainya Rp 150 triliun. Kami menyatakan tetap aman," ucap Anggito Abimanyu dalam webinar Dana Haji Aman, Senin (7/6/2021).

Baca juga: Pemberangkatan Jemaah Haji Batal, Kemenag Banten: Tunggu Belasan Tahun, Manusiawi Banyak yang Kecewa

Baca juga: Jemaah Banten tak Berangkat Haji, Bisa Tarik Dana Tabungan, Ini Cara dan Syaratnya, Gratis!

Ia mengungkapkan sejauh ini tidak ada utang akomodasi dari pemerintah Indonesia kepada pihak Arab Saudi.

Selain itu, Anggito Abimanyu memastikan dana haji tidak digunakan untuk pembangunan infrastruktur.

"Tidak ada alokasi investasi di infrastruktur, yang tentu banyak yang mengintepretasikan bahwa ini akan menemukan risiko tinggi bagi dana haji," ucap Anggito.

"Saya akan menjawab tidak ada utang. Tadi pak Amir menyampaikan tidak ada hutang dan tidak ada alokasi di infrastruktur," tambah Anggito.

Baca juga: Calon Jemaah Indonesia Batal Berangkat, Bagaimana Nasib Antrean Haji? Ini Penjelasan Pemerintah

Baca juga: Keberangkatan Ditunda, 2.400 Calon Jemaah Haji asal Tangsel Terpaksa Menunggu Hingga 2022

Seperti diketahui, pemerintah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jemaah haji Indonesia 1442 H/2021 M.

Di tengah pandemi Corona Virus Disease-19 (Covid-19) yang melanda dunia, pemerintah menilai kesehatan, dan keselamatan jiwa jemaah lebih utama dan harus dikedepankan.

“Karena masih pandemi dan demi keselamatan jemaah, Pemerintah memutuskan bahwa tahun ini tidak memberangkatkan kembali jemaah haji Indonesia,” ujar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul BPKH: Dana Haji Rp 150 Triliun Tidak Digunakan Untuk Infrastruktur

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved