9 Jasad per Hari, Curhat Petugas Dinas Pemakaman Kewalahan di TPU Buniayu Kabupaten Tangerang
Jumlah kasus positif coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Tangerang meningkat selama kurun waktu beberapa hari terakhir.
TRIBUNBANTEN.COM - Jumlah kasus positif coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Tangerang meningkat selama kurun waktu beberapa hari terakhir.
Hal itu terlihat dari jumlah jenazah pasien Covid-19 yang dimakamkan di Kabupaten Tangerang.
Selama satu hari, setidaknya ada sembilan jenazah pasien Covid-19 dimakamkan.
Saat ini, jumlah pemakaman Tempat pemakaman umum (TPU) khusus Covid-19 meningkat pesat.
Kasus ini terjadi di TPU khusus Covid-19 di Desa Buniayu, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang.
Dalam sehari mencapai angka di atas 9 jenazah pasien Covid-19 dimakamkan di TPU Desa Buniayu.
"Kemarin saja 9 orang yang dimakamkan di TPU Buniayu," ujar Ajat Sudrajat, petugas dari Dinas Pemukiman, Perumahan dan Pemakaman Kabupaten Tangerang, Kamis (17/6/2021).
Baca juga: Warga Tangerang Manfaatkan Jalan Tikus untuk Ziarah Meski TPU Ditutup
Baca juga: Geliat Ziarah Warga dan Aroma Wangi di TPU Astana Maadina Pandeglang
Ajat menjelaskan kenaikan angka tersebut terjadi mulai dari tiga Minggu yang lalu pasca liburan Idul Fitri.
Pada bulan Juni saja angka jumlah jenazah yang dimakamkan di TPU jumlahnya sudah mencapai 72 jenazah.
"Total di tahun 2021, jumlah jenazah yang dimakamkan di TPU mencapai 645 jenazah, untuk keseluruhan dari tahun 2020 sampai sekarang sudah mencapai 365 jenazah," ucapnya.
Meski pun meningkat, Ajat dan timnya di TPU Buniayu tetap siaga.
Bahkan untuk baju APD cukup, karena di Dinas Perkrim sudah disiapkan.
"Teman-teman siap di lapangan, siapkan 6 lubang untuk stok perharinya, kalau kurang bisa gali mendadak," kata Ajat.
Warga Kabupaten Bekasi Terpapar Virus Corona Varian Delta
Seorang warga Kabupaten Bekasi terpapar virus corona varian Delta (B16172).
Diketahui, warga Kabupaten Bekasi positif virus corona varian delta tersebut baru jalani pemeriksaan di Jakarta.
Adanya warga Kabupaten Bekasi terkonfirmasi positif virus corona varian delta ditanggapi langsung Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Mohamad Nuh.
Ia meminta Dinas Kesehatan ataupun Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, segera mengambil langkah-langkah antisipasi.
"Harus segera mengambil langkah antisipasi secara cepat, agar tidak menyebaran lebih luas. Apalagi varian baru ini terbilang sangat cepat menyebarnya," ujar Nuh, pada Kamis (17/6/2021).
Baca juga: Pemkab Tangerang Izinkan Warganya Ziarah Makam Pada Idul Fitri, Pengunjung TPU Dibatasi
Baca juga: Wali Kota Tangerang: TPU Ditutup untuk Ziarah Kubur pada 12-16 Mei 2021
Nuh menduga, mengenai varian baru ini jangan-jangan Dinas Kesehatan maupun Satgas belum mengerti.
Karena belum dapat arahan dari pusat, bahwa ini yang namanya varian India atau apa.
Hal ini, ia menyarankan, agar varian baru secepatnya di sosialisasikan ke masyarakat.
Hal itu dilakukan agar tak membuat resah, tetapi membuat masyarakat lebih hati-hati.
Pasalnya, dengan Covid-19 biasa saja sudah terkejut.
"Yang begini mudah-mudahan di informasikan, supaya enggak membuat resah masyarakat. Tapi membuat ke hati-hatian. Saya pikir perlu itu," jelasnya.
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang Mengganas, Per Hari Ada 9 Jenazah Pasien Covid-19 Dimakamkan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/foto-di-tpu-buniayu.jpg)