Breaking News:

Syarat & Cara Daftar BPJS Kesehatan untuk Warga Kota Serang, Berikut Panduannya

Pemerintah Kota Serang menyiapkan anggaran untuk 42.000 orang sebagai penerima BPJS Kesehatan.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Petugas melayani pelanggan di kantor BPJS Kesehatan di Jakarta, Rabu (1/7/2020). Pemerintah menaikkan iuran BPJS Kesehatan mulai 1 Juli 2020 seperti digariskan dalam Perpres Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan dengan rincian peserta mandiri kelas I naik menjadi Rp 150.000, kelas II menjadi Rp 100.000, dan kelas III menjadi Rp 42.000 (dengan subsidi Rp 16.500 sehingga menjadi Rp 25.500). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Pemerintah Kota Serang menyiapkan anggaran untuk 42.000 orang sebagai penerima BPJS Kesehatan'> BPJS Kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Serang H Ikbal mengatakan 42.000 orang itu masuk ke dalam kategori PBI (Penerima Bantuan Iuran).

Menurut dia, masih ada kuota bagi masyarakat yang belum memiliki BPJS Kesehatan'> BPJS Kesehatan.

"Itu kita masih belum penuh, masih ada kesempatan. Itu kan ada 42.000 lebih. Jadi jika ada masyarakat yang memang betul-betul dari keluarga yang kurang mampu, nanti kita usulkan melalui mekanisme," ujar Kepala Dinas Kesehatan, Ikbal saat ditemui di Kantor Wali Kota Serang, Kamis (17/6/2021).

Baca juga: Juli Ini, 42 Ribu Warga Kota Serang Penerima BPJS Kesehatan Sudah Bisa Berobat di RSUD

Baca juga: Pemkot Sudah Bekerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Peserta Silakan Berobat ke RSUD Kota Serang

Adapun syarat mendaftar, yaitu:

Pertama, bagi peserta yang ingin mendapatkan BPJS Kesehatan'> BPJS Kesehatan kategori PBI, itu harus dipastikan terlebih dahulu melalui Kelurahan.

"Dipastikan orang itu benar tidak mampu," kata dia.

Kemudian membuat surat pernyataan tidak mampu, di mana surat itu harus dinyatakan oleh Dinas Sosial.

"Nanti Dinas Sosial mengajukan kepada kita, kemudian nanti kita terbitkan BPJS nya," ujarnya.

Kemudian dalam hal ini kata dia, pihak Kelurahan justru harus pro aktif dalam membantu masyarakatnya.

Di mana pihak Kelurahan yang lebih mengetahui, orang yang dimaksud memang benar dari kalangan keluarga yang kurang mampu.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved