Breaking News:

Preman Memalak Pedagang di Jalan Ceger Rp 20.000-Rp 50.000 per Bulan, Ini Akibatnya Jika tak Bayar

beredar surat di sejumlah akun media sosial adanya aksi pemalakan yang dilakukan preman.

Preman Memalak Pedagang di Jalan Ceger Rp 20.000-Rp 50.000 per Bulan, Ini Akibatnya Jika tak Bayar
Dok. Tribun Jateng
ilustrasi penangkapan

TRIBUNBANTEN.COM, TANGSEL - NA memalak para pedagang kaki lima (PKL) dan pedagang kios di Jalan Ceger Raya, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Preman berusia 38 tahun ini kemudian ditangkap anggota Satreskrim Polres Tangsel.

 

Sebelumnya diberitakan, beredar surat di sejumlah akun media sosial adanya aksi pemalakan yang dilakukan preman.

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Angga Surya Saputra mengatakan NA bakal mengusir paksa para pedagang yang tidak mampu membayar iuran.

Iuran itu berkedok uang keamanan.

"Pedagang yang disamperin dimintai uang Rp 20.000 sampai Rp 50.000 per bulan," ujarnya kepada Wartakotalive.com, Senin (22/6/2021).

Baca juga: Cerita Pedagang di Pondok Aren Tangsel Dipalak Preman Setiap Bulan, Antara Rp 15.000-Rp 20.000

Wartakotalive.com pun mencoba melakukan penelusuran keluhan para pedagang kios dan lapak maupun warga setempat di lokasi.

Sejumlah pedagang di Jalan Ceger Raya, Pondok Karya, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), kerap dipalak beberapa preman.

Baca juga: 41 Preman Ditangkap dari 9 Titik Rawan di Kota Serang

PU, pedagang kios di sisi Jalan Ceger Raya, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), membenarkan adanya pemalakan itu.

Menurut pria berusia 43 tahun ini, sejumlah preman itu meminta uang secara berkala kepada para pedagang.

"Iya ada tapi ya biasa. Biasanya Rp 15 ribu, Rp 20 ribu. Enggak harian juga, bulanan lah," katanya saat ditemui di kios tempat ia berdagang, Pondok Aren, Kota Tangsel, Jumat (18/6/2021).

Pedagang warung kelontong berinsial YA (29) mengaku sejumlah pemalak itu mengaku sebagai kelompok organisasi masyarakat (ormas). 

Menurutnya, terdapat tiga ormas yang dapatng pada setiap bulannya untuk memalak pedagang kios dan lapak di Jalan Ceger Raya tersebut. 

"Pakai kuitansi, dari ormas Rp 25 ribu sama Rp 20 ribu, sebulan sekali sih," katanya di kesempatan yang sama. 

Baca juga: Semalam, 34 Preman di Kota Serang Ditangkap, Laporkan ke Hotline 110 Jika Ada Aksi dan Jadi Korban

Kanit Reskrim Polsek Pondok Aren, Iptu Roby Setyawan mengaku masih melakukan pendalaman akan adanya surat peryataan yang viral di sejumlah akum media sosial tersebut. 

Menurutnya hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan terkait dari warga maupun pedagang sekitar. 

"Ya masih kita dalami ya, karena kita juga belum tahu korbannya kan. Kalau laporan secara resmi tidak ada, kan kita pun bingung karena laporan resmi tidak ada. Makanya kita dalami yang viralnya itu."

"Siapa yang memviralkan, dan siapa yang membuat surat itu? Dan apakah yang membuat surat itu korban atau tidak kan kita belum tahu," katanya saat dikonfirmasi, Kota Tangsel, Jumat (18/6/2021). 
 

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Kejam, Preman di Jalan Ceger Raya Ini Palak Pedagang Baru Rp 50 Ribu Per Bulan, Tak Mau Bayar Diusir

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved