Breaking News:

12 Karyawannnya Terpapar Covid-19, Pabrik Plastik di Cikande Disidak Terkait Aturan PPKM Darurat

Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Banten melakukan sidak ke PT Polyplex Films Indonesia, Jumat (8/7/2021).

Penulis: desi purnamasari | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Banten saat sedang melakukan sidak di PT Polyplex Film Indonesia 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG - PT Polyplex Films Indonesia yang beralamat di Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, disidak oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Banten, Jumat (8/7/2021).

PT Polyolex yang diketahui memproduksi plastik, Kemasan makanan, minuman dan juga medis diantaranya terkait dengan obat-obatan.

Manager Oprasional Polyplax Herijon Jasmara Putra mengaku bahwa sudah menerapkan sistem work from home (WFH) kepada karyawan sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Banten.

"Kita langsung menginstruksikan ke seluruh departemen untuk mengurangi jumlah karyawan di bagiannya masing-masing sebanyak 50 persen," ujarnya saat berada di lingkungan PT Polyplex Film Indonesia, Jumat (8/7/2021).

Baca juga: Wali Kota Syafrudin Sidak Giant Ekstra Serang Pasca-pengunjung Membludak

Ia pun menuturkan bahwa semua dapat mengikuti dan pada saat dilakukan sidak oleh instasi pemerintah sudah dilakukannya penerapan atau aturan mengenai PPKM darurat.

"Untuk sistem kerjanya saat ini 50 persen WFH kemudian karena bentuk pabrik kita yang mesinnya besar-besar dan jumlah karyawan perhari itu ada 70 orang per-shift," katanya.

Dengan total karyawan 400 orang 50 diantaranya sudah dilakukan vaksinasi, dan untuk selebihnya, kata dia, akan dilakukan vaksinasi susulan.

Baca juga: Viral Kerumunan dan Antisipasi Lonjakan Pengunjung, Wali Kota Syafrudin Sidak Mall of Serang

Selain itu ia pun menuturkan bahwa sejauh ini sudah ada kurang lebih 12 orang karyawan yang dinyatakan positif atau rekatif setelah dilakukannya tes swab.

"Untuk karyawan yang positif mereka sudah melakukan isoman selama 14 hari, dan selama isoman untuk gaji mereka tetap aman dan tidak ada potongan dari pihak perusahaan," ucapnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved