Breaking News:

Virus Corona di Banten

Pemkab Lebak Minta Pemprov Tak Pelit Aset Dipinjam untuk Tempat Isolasi Mandiri Pasien Covid-19

"Pemprov Banten itu ada fasilitas kosong, akan tetapi tidak bisa untuk digunakan, pelit itu namanya," sambungnya.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Abdul Qodir
Warta Kota/Henry Lopulalan
Ilustrasi tempat isolasi mandiri - Petugas mempersiapkan ruangan rawat inap pasien Covid-19 di Tower 8 Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (15/6/2021). Gedung tersebut juga dapat dipakai sebagai tempat isolasi mandiri pasien Covid-19 tanpa gejala. 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Pemerintah Kabupaten Lebak meminta Pemerintah Provinsi Banten mengabulkan pengajuan peminjaman aset untuk penanganan pasien Covid-19 di Lebak.

Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan Pemkab Lebak, Alkadri mengatakan pihaknya telah mengajukan peminjaman Balai Pelatihan Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Banten di Rangkasbitung sejak penerapan PSSB pertama April 2020.

Namun, hingga kini permintaan itu tak dikabulkan.

Sementara, saat ini beberapa kabupaten/kota di Banten, khususya Lebak, tengah terjadi lonjakan pasien Covid-19.

Baca juga: Ini Alasan Masyarakat Baduy Tolak Divaksin

Baca juga: Cerita Rumah Orang Kaya Dijadikan Tempat Isolasi Mandiri untuk Warga yang Terpapar Covid-19

Pihaknya membutuhkan gedung tersebut untuk tempat isolasi mandiri pasien Covid-19 mengingat hampir seluruh rumah sakit rujukan di Lebak sudah melebihi kapasitas.

"Karena tempat isolasi di Lebak sendiri sudah sangat penuh dan tidak dapat menampung para pasien yang terpapar Covid-19," ujarnya saat ditemui di Rangkasbitung, Lebak, Jumat (9/7/2021).

Ia meminta Pemprov Banten dapat memperhatikan warganya tanpa menganaktirikan abupaten/kota tertentu.

Diharapkan pengajuan peminjaman aset tersebut dapat segera disetujui. Jika tidak, Pemkab Lebak makin sulit menangani pasien Covid-19 yang terus bertambah dalam setiap harinya.

Baca juga: Kajati-Polda Banten Selidiki Penyebab Harga Obat-obatan Pasien Covid-19 Naik Sampai 400 Persen

Baca juga: PPKM Darurat, Pendaftaran untuk Akad Nikah 3 Sampai 20 Juli Ditiadakan

"Hal ini bisa menjadi penghambat untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Lebak. Karena kesulitan kami ini hanya di fasilitas," kata Alkadri.

"Pemprov Banten itu ada fasilitas kosong, akan tetapi tidak bisa untuk digunakan, pelit itu namanya," sambungnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved