Breaking News:

PPKM Darurat

Catat! Mulai Senin 12 Juli, Warga Kota Tangerang Wajib Bawa STRP saat Naik KRL & Lewat Jabodetabek

Mulai Senin (12/7/2021) besok, warga Kota Tangerang, Banten wajib membawa Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP).

Editor: Glery Lazuardi
Tangkap layar akun Instagram @dkijakarta
Pengajuan STRP. 

TRIBUNBANTEN.COM - Mulai Senin (12/7/2021) besok, warga Kota Tangerang, Banten wajib membawa
Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP).

Nantinya, STRP itu ditunjukkan kepada petugas saat hendak melintasi wilayah aglomerasi se-Jabodetabek.

Kebijakan tersebut tak hanya berlaku di Kota Tangerang, tapi di seluruh wilayah aglomerasi Jabodetabek.

Warga Kota Tangerang juga perlu menunjukkan STRP apabila hendak naik kereta rel listrik (KRL). Pemeriksaan STRP akan dilakukan di pos-pos penyekatan di perbatasan Kota Tangerang dan Jakarta seperti Jalan Daan Mogot, jalan-jalan akses menuju stasiun, atau pintu masuk stasiun.

Baca juga: PPKM Darurat, Muhadjir Effendy Minta Pemda Tetap Prioritaskan Sekolah Tatap Muka

Baca juga: Pemkab Lebak Akui Tingkat Kepatuhan Warga saat PPKM Darurat Masih Rendah

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Wahyudi Iskandar, mengatakan STRP
dibikin di Jabodetabek untuk mengendalikan pergerakan

Wahyudi mengatakan, Dishub Kota Tangerang tidak turut menerbitkan STRP bagi warga yang hendak melintasi pos-pos penyekatan atau naik KRL.

Penerbitan STRP itu sepenuhnya dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Dishub hanya memeriksa para pengendara yang melewati posko penyekatan atau cek poin di antar-wilayah se-Jabodetabek.

"Jadi di dalam cek poin, STRP menjadi instrumen yang dicek. Orang kalau mau ke Jakarta, selama ini kan, 'saya kerja di Jakarta, sektor esensial'. Kalau sekarang jadi seragam, petugas nanti 'mana STRP-nya'," ucap Wahyudi.

Dia mengaku sudah memberikan arahan kepada petugas Dishub.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved