Wakil Bupati Serang: TMMD Perkuat Budaya Gotong-Royong di Masyarakat

Wakil Bupati (Wabup) Serang, Pandji Tirtayasa mengapresiasi kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Editor: Glery Lazuardi
istimewa
Acara Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa ke-111 di Pendopo Bupati Serang pada Rabu, 14 Juli 2021 

TRIBUNBANTEN.COM - Wakil Bupati (Wabup) Serang, Pandji Tirtayasa mengapresiasi kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Menurut dia, kegiatan rutin tahunan itu dirasakan manfaat oleh masyarakat khususnya, dalam percepatan dan pemerataan pembangunan di Kabupaten Serang.

“TMMD juga tujuan membangun kembali rasa gotong royong masyarakat. Dilaksanakan secara gotong royong bersama-sama TNI dan masyarakat, membangun kembali budaya kekayaan yakni budaya kita gotong royong yang sekarang hampir punah. Maka dibangun lagi dengan TMMD,” ujarnya, dalam keterangan yang diterima wartawan, Rabu (14/7/2021).

Pernyataan itu disampaikan saat acara Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa ke-111 di Pendopo Bupati Serang pada Rabu, 14 Juli 2021 di siarkan Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosatik).

Baca juga: Mulai Malam Ini, Seluruh Lampu Jalan di Kabupaten Serang Dipadamkan Sejak Pukul 20.00

Baca juga: Tekan Laju Pertambahan Penduduk saat PPKM Darurat, Alat Kontrasepsi Gratis Didistribusikan di Serang

Menurut dia, TMMD mengusung filosofi untuk membangun kembali TNI dengan masyarakat.

“Karena TNI dengan rakyat itu adalah satu,” kata dia.

Selain itu, sebut Wakil Bupati Serang dua periode ini yang membedakan TNI dengan tentara Negara lain karean tentara Indonesia itu berasal dari rakyat.

“Tentara manunggal rakyat itu dibangun kembali rasa kebersamaan, bahwa TNI adalah tentaranya rakyat,”ucapnya.

Kenapa demikian, menurut Pandji, karena antara TNI dan masyarakat sebelumnya sempat berjarak.

“Nah sekarang dengan TNI manunggal dibangun lagi rasa kebersamanan, rasa kecintaan bahwa tentara adalah anak kandung rakyat.

Baca juga: Terungkap! Banyak Warga Kota Serang Meninggal di Rumah Karena Covid-19 Tapi Tidak Melapor

Baca juga: RSUD Kota Serang Masih Punya Stok Oksigen, Tapi Alami Kelangkaan Tabung

Sebagaimana diketahui, TMMD ke – 111 tahun 2021 bertemakan “TMMD wujud sinergi membangun negeri” dilaksanakan selama satu bulan sejak 15 juni 2021 yang terkonsentrasi di Desa Cisalam, Kecamatan Baros.

Hasil program TMMD meliputi pembangunan aspek fisik berupa pembuatan badan jalan dengan panjang 1.000 meter dan lebar 4 meter, satu unit TPT jembatan ukuran 100 meter, 2 unit gorong-gorong, 1 unit drainase, 1 unit jalan lingkungan, 1 unit MCK komunual, perbaikan lapangan bola, rehab 1 unit musholla dan rehab 10 unit rutilahu.

Kemudian selain pembangunan fisik, dilaksnakan juga kegiatan non fisik meliputi penyuluhan keagamaan, pertanian, ekonomi koperasi, hukum, keamanan dan ketertiban masyarakat, wawasan kebangsaan dan bela negara, kehutanan, kesehatan, narkoba, PMI, kependudukan, UMKM go online, stunting, posyandu, posbindu, KB kesehatan serta penyuluhan tentang covid-19.

“Kami berharap dapat membuka akses masyarakat, menumbuhkan perekonomian, meningkatkan pengetahuan, sehingga tercapai peningkatan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Desa Cisalam, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang,” tuturnya.

Sedangkan untuk anggarannya, papar Pandji, seratus persen berasal dari APBD Kabupaten Serang tahun 2021.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved