Breaking News:

Idul Adha 2021

Pemkab Serang Salurkan Daging Kurban 45 Ekor Sapi dan Kambing ke Yayasan, Ponpes, dan Panti Asuhan

Pemkab Serang menyalurkan 45 ekor hewan kurban kepada sejumlah yayasan, pondok pesantren, dan panti asuhan.

Editor: Agung Yulianto Wibowo
dokumentasi Diskominfosatik Kabupaten Serang
Pemkab Serang menyalurkan 45 ekor hewan kurban kepada sejumlah yayasan, pondok pesantren, dan panti asuhan. 

TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG - Pemkab Serang menyalurkan 45 ekor hewan kurban kepada sejumlah yayasan, pondok pesantren, dan panti asuhan.

Empat puluh lima ekor hewan kurban itu terdiri atas 22 ekor sapi dan 23 ekor kambing, yang terkumpul sampai Senin (19/7/2021). 

Kabag Kesra Kabupaten Serang, Febrianto, menyarankan kepada penerima saat pemotongan hanya dihadiri panitia kurban.

Baca juga: Proses Pembangunan Gedung di Puspemkab Serang di Ciruas Sudah Dimulai

Hal itu demi menghindari adanya kerumunan karena masih masa pandemi Covid-19.

Selain itu, pada saat pemotongan hewan, panitia kurban yang hadir diminta untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Setelah itu panitia yang membagikan daging kurban ke masing-masing mustahiqnya," ujarnya lewat keterangan tertulis yang disiarkan Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosatik), Selasa (20/7/2021).

Febrianti mengatakan ada penurunan jumlah hewan kurban pada tahun ini.

Baca juga: Pemkab Serang Tingkatkan Kapasitas Sumber Daya Manusia untuk Mengelola Data Statistik Sektoral

"Hanya 2-3 ekor. Ibu Bupati, Pak Wakil Bupati, dan Pak Sekda juga berkurban," ucapnya.

Salat Idul Adha tingkat kabupaten tidak digelar karena masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat.

"Kita mesti mendalami kondisi wilayah aman atau tidaknya karena masih banyak masyarakat yang terkena Covid-19," katanya.

Baca juga: Pemkab Serang Targetkan Raih Nilai A Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Kemenpan RB

Asda I Setda Kabupaten Serang Nanang Supriatna mengatakan untuk teknis penyembelihan dan penyaluran hewan kurban tetap harus menggunakan protokol kesehatan yang ketat. 

"Jaga jarak, pakai masker, dan tempat penyembelihannya disemprot disinfektan agar steril dulu," ujarnya.

Dia mengimbau kepada panitia, untuk pembagian kurban melalui pembagian kupon.

Setelah itu, daging kurban dibagikan panitia ke rumah masing-masing sehingga tidak berkerumun.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved