PPKM Darurat

Besok, 26 Juli 2021, Akankan PPKM Diperlonggar? Ini Data dan Rekomendasi WHO

Penerapan PPKM Darurat sebagai upaya pemerintah menekan angka kasus Covid-19 yang melonjak.

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Cegah virus corona 

Sektor esensial dan kritikal, baik pemerintah maupun swasta, akan dijelaskan secara terpisah.

Rekomendasi WHO

Mengutip Tribunnews.com, langkah apa yang sebaiknya diterapkan pemerintah setelah berakhirnya masa perpanjangan PPKM level 4 ini?

Baca juga: Pekerja di Wilayah PPKM Level 4 Dapat Subsidi Gaji Rp 1 Juta, Warga Kota Serang Termasuk

Mantan Direktur Penyakit Menular Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Asia Tenggara, Prof Tjandra Yoga Aditama, mengatakan Indonesia sekarang memerlukan public health and social measure yang ketat.

"Sejalan dengan anjuran World Health Organization WHO, Indonesia dalam “Situation Report” 21 Juli 2021, beberapa hari yang lalu," ujar Prof Tjandra, dalam keterangannya kepada Tribunnews, Minggu (25/7/2021).

Menurut dia, langkah itu bisa diimplementasikan melalui pengetatan dalam penerapan kebijakan pembatasan sosial dan pergerakan (movement restriction).

Dikutip dari laman resmi WHO, Minggu (25/7/2021) pagi, per 21 Juli 2021, pemerintah Indonesia melaporkan 2.983.830 kasus terkonfirmasi Covid-19, 33.772 di antaranya merupakan kasus baru.

Dari 77.583 kasus kematian yang dilaporkan, 1.383 di antaranya kasus kematian baru.

Prof Tjandra Yoga Aditama
Prof Tjandra Yoga Aditama (HO/Tribunnews)

Sebanyak 2.356.553 pasien dinyatakan sembuh.

Angka ini tersebar di 510 kabupaten di 34 provinsi.

Dalam data WHO, selama periode 12 hingga 18 Juli, 32 dari 34 provinsi telah melaporkan terjadinya peningkatan jumlah kasus.

Tujuh belas provinsi di antaranya meningkat mencapai lebih dari 50 persen.

Dua puluh satu provinsi telah melaporkan temuan varian delta, 8 di antaranya provinsi yang baru yang ditambahkan pada pekan sebelumnya.

Proporsi hasil tes positif Covid-19 mencapai lebih dari 20 persen pada 33 dari 34 provinsi itu, meskipun hingga saat ini pemerintah berupaya untuk terus meningkatkan target pengujian (testing).

"Indonesia saat ini menghadapi tingkat penularan yang sangat tinggi, dan ini menunjukkan pentingnya penerapan kesehatan masyarakat dan tindakan sosial yang ketat, terutama pembatasan pergerakan di seluruh negeri," tulis WHO dalam rekomendasi pada 'Situation Report' terbaru untuk Indonesia.

Sebagian Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul PPKM Level 4 Segera Berakhir, Indonesia Tetap Perlu Terapkan Rekomendasi WHO

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved