Breaking News:

Ada Pelajar di Kota Tangerang Tolak Vaksinasi, Wali Kota Sampaikan Ini ke Para Guru

Hal itu disampaikan Arief saat menjadi pembicara dalam pelatihan Penguatan Kompetensi yang digelar Dinas Pendidikan

Editor: Abdul Qodir
TribunBanten.com/Mildaniati
pelaksanaan vaksinasi siswa SMAN 2 Kota Serang, Rabu (4/8/2021) 

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG - Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah meminta para guru dapat mengedukasi para peserta didik dan orang tua murid tentang tentang pentingnya vaksinasi Covid-19 sebagai upaya mengahdapi pandemi Covid-19 yang masih melanda.

Sebab, ia mendapat informasi ada pelajar yang menolak vaksinasi Covid-19

Hal itu disampaikan Arief saat menjadi pembicara dalam pelatihan Penguatan Kompetensi yang digelar Dinas Pendidikan serta Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Tangerang, secara daring, Rabu (4/8/2021). 

"Para guru harus bisa menjelaskan dan memberikan edukasi terkait pentingnya vaksinasi Covid-19, ada yang antusias untuk vaksinasi dan ada juga yang tidak mau," ujarnya.

"Ini harus dijelaskan kepada peserta didik maupun orang tua, bahwa pandemi ini nyata dan salah satu cara mencegahnya yaitu dengan melakukan vaksinasi lengkap," imbuh Arief.

Baca juga: Wasit Ridwan Bingung NIK Miliknya Digunakan WNA, Ketahuan Saat di Lokasi Vaksinasi

"Mudah-mudahan Allah SWT senantiasa meridhoi kita semua untuk mewujudkan Kota Tangerang yang lebih maju, sejahtera dan berdaya saing," sambungnya.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah memberi arahan dalam webinar pelatihan Penguatan Kompetensi secara daring yang digelar Dinas Pendidikan dan PGRI Kota Tangerang, Rabu (4/8/2021).
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah memberi arahan dalam webinar pelatihan Penguatan Kompetensi secara daring yang digelar Dinas Pendidikan dan PGRI Kota Tangerang, Rabu (4/8/2021). (Wartakotalive.com/Andika Panduwinata)

Arief R Wismansyah juga menjelaskan sebuah kota yang maju, sejahtera dan berdaya saing, dapat diwujudkan dengan memiliki sumber daya manusia yang maju, berdaya saing dan juga sejahtera.

"Maka kompetensi guru ini menjadi keniscayaan, agar pendidikan proses belajar mengajar semuanya dipersiapkan dengan baik guna menjalankan kemajuan Kota Tangerang," ucap Arief.

Baca juga: Percaya Ajaran Leluhur, Warga Baduy Tolak Vaksinasi Covid-19, Tetua Adat: Jangan Dipaksa!

Arief juga berharap, dengan adanya kegiatan ini bisa terus meningkatkan kompetensi para guru yang berada di Kota Tangerang.

Bagaimana bisa menimbulkan bakat peserta didik sehingga mempunya keahlian yang sesuai dengan mintanya, maka untuk itu para guru harus memiliki kompetensi yang mempuni dan memadai.

"Kegiatan kompetensi guru ini mudah-mudahan bukan sekadar pelatihan biasa tapi memang menjadi komitmen kita semua untuk mencerdaskan anak bangsa demi kemajuan Kota Tangerang dan Indonesia," ucapnya.

Baca juga: Sebanyak 7.357 KK Warga Baduy Belum Punya KTP sebagai Syarat Vaksinasi

Baca juga: Wanita Hamil di Kota Serang Bisa Divaksin Covid-19, Berikut Penjelasan Dinas Kesehatan

Pada kesempatan yang sama, Ketua PGRI dan juga sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaludin menjelaskan kegiatan ini dipesertai oleh guru PNS dan guru Yayasan se-Kota Tangerang.

Diikuti kurang lebih 3.000 guru yang diselenggarakan mulai Tanggal 4 hingga 6 Agustus 2021.

"PGRI terus berupaya melakukan pembinaan dan pembangunan profesi guru. Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan mutu pendidikan di Kota Tangerang," ungkapnya.

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Ada Pelajar yang tak Mau Divaksin, Arief R Wismansyah Minta Guru Berikan Edukasi Terkait Covid-19

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved