Restrukturisasi Kredit Bantu UMKM Bertahan di Masa Pandemi Covid-19
Upaya perbankan nasional khususnya bank-bank di Himbara membantu pelaku UMKM di Indonesia, yang terdampak pandemi Covid-19, mulai membuahkan hasil.
TRIBUNBANTEN.COM - Upaya perbankan nasional khususnya bank-bank di Himpunan Bank Negara (Himbara) membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia, yang terdampak pandemi Covid-19, mulai membuahkan hasil.
Hal itu terlihat dari nilai total restrukturisasi kredit yang dilakukan bank pelat merah selama semester pertama tahun ini.
Dalam laporan kinerja kuartal kedua 2021, Bank Mandiri, BRI dan BNI masing-masing telah mengalami penurunan baki restrukturisasi kredit para debitur UMKM.
Baca juga: Sebut Tren Ikoy-ikoyan Bisa Memperburuk Mental Bangsa, Ini Cara Nana Mirdad Bantu UMKM
Baca juga: Akses eform.bri.co.id/bpum atau banpresbpum.id untuk Cek Penerima BLT UMKM
Ekonom INDEF Bhima Yudhistira Adhinegara, menilai, restrukturisasi kredit UMKM yang dilakukan bank BUMN sangat membantu program pemulihan ekonomi nasional (PEN).
Apalagi restrukturisasi itu, kata dia, dilakukan dengan kombinasi pemberian stimulus pada penyaluran KUR.
Melalui stimulus, debitur UMKM yang kesulitan membayar diberikan opsi restrukturisasi kredit. Sementara debitur potensial diberikan kredit usaha rakyat (KUR).
"Ini kombinasi kebijakan yang bagus dari bank BUMN," ungkap Bhima, dalam keterangan yang diterima wartawan, pada Rabu (4/8/2021).
Menurut Bhima, jika bank hanya memberikan satu kebijakan saja terhadap pelaku UMKM yang terdampak covid-19, misalnya KUR, tapi tidak didorong dengan program restrukturisasi kredit, maka efeknya akan parsial ke UMKM.
Di antaranya, akan terjadi divergensi pemulihan UMKM.
Artinya, UMKM yang bergerak di sektor e-commerce bisa tumbuh tinggi.
Di sisi lain, UMKM di sektor perdagangan dan industri skala kecil, pemulihannya akan berjalan lambat.
Sehingga, diharapkan sektor UMKM bisa segera pulih, seiring pelaksanaan program restrukturisasi kreditnya oleh perbankan.
Baca juga: Kabar Gembira! UMKM Terdampak Pandemi Dapat Tempat untuk Berjualan di Kabupaten Serang
Baca juga: 30 Ribu Pelaku Usaha Makro dan Mikro di Lebak Diusulkan Dapat BLT UMKM Rp 1,2 Juta
Pelaksanaan restrukturisasi kredit UMKM dalam kerangka program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tersebut, nyatanya tidak menyurutkan minat perbankan dalam menyalurkan kredit ke sektor UMKM.
Data Bank Indonesia (BI) menunjukkan, kredit ke UMKM semakin meningkat seiring upaya regulator mendorong perbankan menyalurkan pembiayaan ke sektor ini.
Kredit ke sektor UMKM pada Juni 2021 tumbuh 1,9% year on year (YoY) menjadi Rp 1.035,2 triliun.
Setali tiga uang, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) juga mengalami kenaikan. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dalam data terkininya menyebutkan, hingga 25 Juli 2021, realisasi penyaluran KUR nasional tercatat Rp 143,14 triliun yang disalurkan kepada 3,87 juta debitur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/produk-umkm-banten.jpg)