Restrukturisasi Kredit Bantu UMKM Bertahan di Masa Pandemi Covid-19
Upaya perbankan nasional khususnya bank-bank di Himbara membantu pelaku UMKM di Indonesia, yang terdampak pandemi Covid-19, mulai membuahkan hasil.
Dari jumlah tersebut, hingga paruh pertama tahun ini, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR sebesar Rp 19,68 triliun atau 63,5% dari target tahun 2021, kepada 200.339 debitur UMKM.
Kendati masih dalam situasi covid-19, penyaluran KUR Bank Mandiri tetap termitigasi dengan baik.
Baca juga: Pencairan Bansos Tunai UMKM Rp 1,2 Juta di BRI Diperpanjang, Ini Cara Cek dan Mencairkannya
Baca juga: Cek Penerima BLT UMKM secara Online, Cair Juli-September 2021
Bank Mandiri contohnya, sepanjang semester pertama 2021, telah memberikan persetujuan restrukturisasi kredit kepada lebih dari 548.000 debitur dengan nilai persetujuan sebesar Rp 126,5 triliun.
Dari nilai tersebut, hingga Juni 2021, total baki debet restrukturisasi covid-19 mencapai Rp 96,5 triliun.
Dari jumlah itu, 62% kredit yang direstrukturisasi adalah sektor UMKM.
Menurut Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk (Persero) Darmawan Junaidi, jumlah tersebut jika dibandingkan pada akhir 2020, yang masih mencapai Rp 124,2 triliun, baki restrukturisasi kredit Bank Mandiri sudah berkurang banyak.
"Saat ini merupakan periode yang sangat berat bagi dunia usaha. Jadi, dibutuhkan komitmen kolektif dan kolaborasi dari seluruh stakeholder ekonomi, termasuk pelaku usaha agar bisa bertahan dari badai pandemi," kata Darmawan dalam paparan kinerja secara virtual, Kamis (29/7/2021).
Bank Mandiri tidak sendiri dalam upayanya mendukung pemulihan sektor UMKM lewat program restrukturisasi kredit.
Bank pelat merah lainnya yang juga gencar menggelontorkan program restrukturisasi adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Persero).
Hingga Juni 2021, data outstanding kredit restrukturisasi BRI akibat terdampak covid-19 sudah mencapai Rp 175,1 triliun.
Jumlah ini mengalami penurunan sebesar Rp 55,4 triliun dari total akumulasi yang direstrukturisasi.
Hal ini tercermin dari kualitas portofolio KUR Bank Mandiri yang mampu terjaga baik dengan total non performing loan (NPL) di posisi 0,45% per 30 Juni 2021.
Untuk mempercepat penyaluran Kredit Mikro termasuk KUR, Bank Mandiri juga memanfaatkan aplikasi Mandiri Pintar.
Melalui platform digital kredit mikro ini diharapkan mampu mempercepat proses kredit nasabah.
Baca juga: 20 Ribu Pelaku UMKM di Lebak Terancam Bangkrut Terdampak Pandemi Corona dan PPKM
Baca juga: Sudah Cairkan BLT UMKM Rp 1,2 Juta Juli 2021 Belum? Ayo Segera Cairkan Melalui Dua Cara Mudah Ini
Tak mau kalah dengan para saudaranya, PT Bank Negara Indonesia Tbk (Persero), juga menjalankan program restrukturisasi kredit UMKM.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/produk-umkm-banten.jpg)