Breaking News:

Selain di Pandeglang, Warga di Lebak Juga Dapat Beras Bansos Keadaan Busuk

Ada tujuh karung beras yang diterima kembali kantor Desa Parahiang dari Bulog setempat hingga akhirnya dikembalikan ke pihak Kecamatan Leuwidamar

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Abdul Qodir

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Tak hanya di Kabupaten Pandeglang, warga yang tercatat sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Lebak juga mendapat kiriman bansos beras dalam kondisi busuk dan berwarna kecokelatan.

Pihak Bulog memeriksa kondisi beras bantuan sosial PPKM Darurat di Desa Parahiang, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten. Warga menerima beras tersebut dalam kondisi busuk.
 

Kejadian ini terjadi di Desa Parahiang, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, pada Rabu (4/8/2021).

Ada tujuh karung beras yang diterima kembali kantor Desa Parahiang dari Bulog setempat hingga akhirnya dikembalikan ke pihak Kecamatan Leuwidamar pada Kamis (5/8/2021). 

Baca juga: Geger, warga Pandeglang Terima Beras Bansos PPKM dalam Kondisi Busuk dan Menggumpal

Baca juga: Warga Terima Bansos Beras Busuk dan Menggempal, PT Pos Pandeglang Arahkan ke Bulog

Sekretaris Desa Parahiang, Andi Rudiana mengatakan warga KPM mengembalikan beras tersebut ke pihaknya begitu mengetahui kondisinya tidak baik. 

"Ya benar, ada tujuh orang yang menerima beras busuk itu dan tadi pagi mengembalikannya ke kantor desa," ujar Andi saat dihubungi.

Kondisi beras bantuan sosial PPKM Darurat di Desa Parahiang, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, dalam kondisi busuk.
Kondisi beras bantuan sosial PPKM Darurat di Desa Parahiang, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, dalam kondisi busuk. (Dok. Desa Parahiang)

Ia menerangkan, bantuan beras tersebut juga berasal dari Perum Bulog Sub Divre Lebak-Pandeglang untuk 480 KPM di Desa Parahiang.

Baca juga: Dari Jasa Cetak Sertifikat Vaksinasi Warga, Pemuda Lebak Ini Dapat Omset Rp 25 Juta

Baca juga: Apakah Telat Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Berpengaruh pada Efektivitas Vaksin? Ini Penjelasannya

Menurutnya, beras bansos tersebut diterima dalam keadaan basah saat tiba di Kantor Desa Parahiang dan terpal kendaraan dalam keadaan terbuka.

"Menurut sopir yang membawa beras itu kehujanan saat pengiriman. Kata sopir, terpal penutupnya roboh, jadinya beras terkena air hujan. Sekitar ada 10 karung beras yang basah saat kami turunkan," ujarnya.

Sebelumnya warga Pandeglang, Banten digegerkan dengan penerimaan bantuan beras dalam kondisi busuk dan menggumpal, Kamis (5/8/2021).

Bantuan beras tersebut diberikan kepada warga Kampung Ciherang, Kelurahan Pandeglang, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang yang terdampak akibat PPKM Level 4.

Beras tersebut merupakan beras berjenis medium yang dipasok dari Bulog untuk masyarakat yang berada di Kabupaten Pandeglang. 

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved