Breaking News:

Jeritan Pedagang Bendera di Cilegon di Tengah Pandemi

"Sekarang mah yang beli cuma perorangan saja, biasanya mah ada dari perusahaan, sekarang mah enggak ada," ujarnya.

Penulis: Khairul Ma'arif | Editor: Abdul Qodir
TribunBanten.com/Khairul Ma'arif
Suasana lapak penjualan bendera Merah Putih milik Herman dan Haryono di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Ramanuju, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, Sabtu (7/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'arif

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Wajah Herman tampak lesu menanti pembeli yang datang ke lapaknya di trotoar Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Ramanuju, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon, Sabtu (7/8/2021).

Ia sudah berjualan bendera selama satu minggu terakhir, tapi baru delapan bendera yang terjual.

Herman bersama istrinya duduk di tepi trotoar yang hanya ditutupi beberapa bendera untuk menghindari teriknya matahari.

"Parah ini mah baru beberapa saja yang laku, mendingan tahun lalu," ujarnya kepada TribunBanten.com saat ditemui di lokasi.

Herman juga mengeluhkan jam buka pedagang terbatas karena adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Kota Cilegon.

Baca juga: Banjir Pesanan, Perajin Masker KF94 Tematik Hari Kemerdekaan di Serang Raup Untung Jutaan Rupiah

"Kadang jam 18.30 sudah kudu selesai dagangnya karena masih Corona, tahun kemarin sampat pukul 20.30 WIB," tambahnya.

Dirinya mengaku menjadi pedagang bendera musiman yang hanya berjualan menjelang Hari Kemerdekaan Indonesia.

ia sehari-hari berdagang mainan anak-anak yang berkeliling di sejumlah sekolah.

"Sekarang mah yang beli cuma perorangan saja, biasanya mah ada dari perusahaan, sekarang mah enggak ada," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved