Breaking News:

Korupsi Masker di Banten

Fakta Baru Dugaan Korupsi Masker di Banten, Terdakwa Agus Jaminkan Sertifikat Tanah Milik Orang Lain

Ada sekitar lima saksi yang dihadirkan di Pengadilan Negeri (PN) Serang dalam sidang lanjutan dengan agenda mendengarkan keterangannya.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Ahmad Tajudin
Sidang terdakwa Agus Suryadinata dan terdakwa Wahyudin Firdaus sebagai Direktur PT RAM dalam kasus tindak pidana korupsi pengadaan masker KN95 di Dinas Kesehatan Provinsi Banten, kembali digelar pada Kamis (12/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Sidang lanjutan dengan terdakwa Agus Suryadinata dan Wahyudin Firdaus sebagai Direktur PT RAM dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan masker KN95 di Dinas Kesehatan Provinsi Banten, kembali digelar pada Kamis (12/8/2021).

Ada sekitar lima saksi yang dihadirkan di Pengadilan Negeri (PN) Serang dalam sidang lanjutan dengan agenda mendengarkan keterangannya.

Empat orang saksi merupakan pejabat di Dinkes Banten dan satu orang lainnya merupakan konsultan.

Nama-nama tersebut yakni Maimun Mawardi (PNS), Amsir (PNS), Sobri (PNS), Neneng Kartika Candra (PNS) dan Rojali selaku konsultan.

Dalam sidang kali ini, ditemukan adanya fakta baru.

Ketua majelis hakim, Slamet Widodo mempertanyakan mengenai kepemilikan sertifikat yang dijadikan jaminan kepada Dinkes Provinsi Banten.

Lalu saksi atas nama Rojali mengungkapkan fakta bahwa sertifikat atas kepemilikan tanah senilai Rp 1,9 miliar, yang dijadikan sebagai jaminan atas kelebihan bayar dalam pengadaan masker KN-95 adalah bukan milik Agus Suryadinata, melainkan miliknya.

Baca juga: Kuasa Hukum Terdakwa Kasus Korupsi Masker Bacakan Eksepsi, Sebut PT RAM Kembalikan Uang ke Negara

Rojali menjelaskan bahwa sebelumnya ia memang berniat menjual sepetak tanah dengan luas sekitar 5.000 meter persegi kepada terdakwa Agus.

"Pada 2020 itu, saya tawarkan kepada pak Agus. Waktu itu pak Agus berminat dengan harga Rp1,9 miliar," ujarnya.

Ia mengklaim bahwa harga lahan yang ia miliki ditaksir mencapai sekitar Rp 1,9 miliar, lantaran di atas tanah miliknya terdapat bangunan pasar.

Kemudian majelis hakim pun, mempertanyakan kembali kepada Rojali bagaimana sertifikat tersebut bisa berada di tangan terdakwa.

Rojali pun menjelaskan bahwa ia sebelumnya terlalu percaya dengan terdakwa Agus.

Sidang terdakwa Agus Suryadinata dan terdakwa Wahyudin Firdaus sebagai Direktur PT RAM dalam kasus tindak pidana korupsi pengadaan masker KN95 di Dinas Kesehatan Provinsi Banten, digelar pada Rabu (28/7/2021).
Sidang terdakwa Agus Suryadinata dan terdakwa Wahyudin Firdaus sebagai Direktur PT RAM dalam kasus tindak pidana korupsi pengadaan masker KN95 di Dinas Kesehatan Provinsi Banten, digelar pada Rabu (28/7/2021). (TRIBUNBANTEN/AHMADTAJUDIN)

"Saya meyakini pak Agus tidak jahat dengan saya, karena saya kenal dekat dengan beliau," terangnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved