Breaking News:

Lakukan Kunjungan Kerja Ke Pabuaran, Mensos Risma Janji Bantu Anak Yatim-Piatu Korban Covid-19

Pihak Kementerian Sosial RI  melalui Satgas Penanganan Covid-19 mencatat ada 11.045 anak menjadi yatim, piatu, bahkan menjadi anak yatim piatu

Penulis: desi purnamasari | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/DESI
Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam melakukan kunjungan Kerja ke Kecamatan Pabuaran 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG -
Pihak Kementerian Sosial (Kemensos) RI  melalui Satgas Penanganan Covid-19 mencatat ada 11.045 anak menjadi yatim, piatu, bahkan menjadi anak yatim piatu per 20 Juli 2021.

Dari data yang sama, tercatat 350.000 anak terpapar dan 777 anak meninggal dunia akibat Covid-19.

Untuk itu, Menteri Sosial, Tri Rismaharini, berencana memberikan bantuan kepada anak yatim-piatu korban Covid-19.

Pada Jumat (13/8/2021), Menteri Sosial Tri Rismaharini bersama Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto melakukan kunjungan kerja ke Yayasan Bai Mahdi Sholeh Ma'Mun di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang

Menteri Sosial Tri Rismaharini, mengatakan pihaknya sedang mempersiapkan untuk memberikan anggaran bantuan kepada anak yatim yang terdapak pandemi covid-19.

Menurut dia, anak yatim masuk dalam kategori fakir miskin dan anak telantar yang harus ditanggung oleh negara sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945.

"Ada banyak hal yang harus disiapkan untuk penyaluran bantuan anak yatim. Mulai dari regulasi hingga teknis penyalurannya," kata dia saat ditemui dilingkungan pondok pesantren.

Untuk data sementara yang ia terima ada sekitar 4 juta anak yatim yang sudah tercatat. Akan tetapi data tersebut belum termasuk selama pandemi Covid-19.
"Ya itu baru data sementaranya, nanti kita akan minta pemerintah daerah untuk menyalurkan data terupdatenya,” ucapnya.

Risma mengatakan sudah berkordinasi dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

"Insyallah pada 2022 akan mulai kami salurkan," ucapnya.

Hal ini karena ada banyak hal yang perlu disiapkan, kata dia, pihaknya harus mempersiapkan regulasi untuk bantuan tersebut. Termasuk juga mengatur teknis dan besaran bantuannya.

"Karena anak yatim itu ada yang balita, ada yang masih sekolah  Walinya juga harus ditentukan, dan tentu tidak sama besaran bantuannya, ini yang sedang kita siapkan," ucapnya.

Dalam kunjungannya, Mensos Tri Rismaharini juga turut memberikan bantuan sosial, beberapa di antaranya yakni memberikan bantuan untuk pengurus karangtaruna Kabupaten Serang, Kota Serang, dan Cilegon, Bantuan kemetrian Sosial RI berupa Mesin Jahit, RS Rutilahu, dan Bantuan kesehatan sosial.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved