Breaking News:

Keluarga Korban Kebakaran di Tangerang Ikhlas dengan Apapun Vonis untuk Pelaku, Minta Tak Diganggu

Kondisi terkini keluarga korban tragedi kebakaran maut di Kota Tangerang oleh MA (30) si dokter muda.

TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Hendry (kanan) paman dari keluarga korban, Sisca (tengah), Nando (kiri), saat ditemui di Polsek Jatiuwung untuk memberikan klarifikasi soal tragedi pembakaran maut di Tangerang, Senin (16/8/2021). 

TRIBUNBANTEN.COM - Kondisi terkini keluarga korban tragedi kebakaran maut di Kota Tangerang oleh MA (30) si dokter muda.

Diketahui, MA telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kebakaran maut yang menghilangkan tigas nyawa sekaligus.

MA tega membakar sebuah bengkel di kawasan Jalan Cemara Raya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang pada Sabtu (7/8/2021) dini hari.

Kejadian itu menghilangkan tiga nyawa sekaligus, yakni LE, kekasih MA serta orang tua LE, ED (63) dan LI (54).

Meski begitu, keluarga korban mengaku ikhlas dan berlapang dada apapun hasil dari vonis atau hukuman MA.

Hendry, paman dari korban mengatakan kalau kedua adik Leo yang selamat dari  kebakaran yakni Nando dan Sisca sudah ikhlas dengan keadaan.

"Kita minta pengertian, Nando, Sisca ini anak-anak luar biasa kuat, jadi kita sudah berdialog kalau anak-anak ini ikhlas terlepas dari apapun vonis kepada tersangka," ujar Hendry di Polsek Jatiuwung, Senin (16/8/2021) malam.

"Mereka ikhlas menerima walaupun dengan rasa sakit kehilangan luar biasa," tambahnya.

Baca juga: Adik Korban Kebakaran di Tangerang Ungkap Tersangka Tuntut Rp 300 Juta dari Sang Kakak Sebelum Tewas

Hendry (kanan) paman dari keluarga korban, Sisca (tengah), Nando (kiri), saat ditemui di Polsek Jatiuwung untuk memberikan klarifikasi soal tragedi pembakaran maut di Tangerang, Senin (16/8/2021).
Hendry (kanan) paman dari keluarga korban, Sisca (tengah), Nando (kiri), saat ditemui di Polsek Jatiuwung untuk memberikan klarifikasi soal tragedi pembakaran maut di Tangerang, Senin (16/8/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

Ia pun meminta setelah kejadian ini tidak ada lagi yang mengusik keluarganya.

Sebab, tidak lama setelah Sisca mengklarifikasi soal asal muasal  kebakaran banyak yang mencoba untuk menghubunginya.

"Apapun hasilnya nanti vonis, tolong jangan ganggu keluarga kami lagi."

"Biarkan Sisca dan Nando menjalani kehidupan dia sendiri dan pihak sana sendiri," tutur Hendry.

Ramai diberitakan, karena tidak direstui orang tua korban jadi alasan MA membakar rumah pacarnya menggunakan bensin.

Saat melancarkan aksinya, MA diketahui sedang dalam keadaam hamil tujuh pekan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved