Breaking News:

Nyaman Dikenakan saat Kunjungi Lebak, Menparekraf Ingin Pakaian Adat Baduy Dijual di e-Commerce

Sandi,- sapaan akrabnya, tampak menggunakan pakaian adat Suku Baduy dengan lengkap tas Koja dan lomar (ikat kepala lengkap).

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Abdul Qodir
Tribunbanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengenakan pakaian adat Suku Baduy saat melakukan kunjungan kerja ke Rahaya Resto dan Ressort, Kabupaten Lebak, Jumat (20/8/2021). 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lebak dan Pandeglang, Jumat (20/8/2021).

Kunjungan kali ini merupakan bagian strategis dalam rangka kegiatan workshop dan pendampingan untuk meningkatkan Inovasi dan Kewirausahaan pelaku ekraf di Indonesia.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahudin Uno, mengunjungi Kabupaten Pangeglang dan Kabupaten Lebak, Banten, Jumat (20/8/2021). 
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahudin Uno, mengunjungi Kabupaten Pangeglang dan Kabupaten Lebak, Banten, Jumat (20/8/2021).  (Tribunbanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan)

Ada yang menarik dari Sandiaga setiba di Rahaya Resto dan Ressort, Kabupaten Lebak, Jumat siang.

Sandi,- sapaan akrabnya, tampak menggunakan pakaian adat Suku Baduy dengan lengkap tas Koja dan lomar (ikat kepala lengkap).

Baca juga: Kunjungi Dua Daerah di Banten, Menteri Sandiaga Uno Janji Buat Tanjung Lesung jadi Bali Baru

Sandi tampak necis dan mengaku bangga menggunakan busana yang sama seperti dipakai Presiden Joko Widodo saat menghadiri sidang tahunan MPR RI dan Pidato Kenegaraan Presiden dalam rangka HUT ke-76 RI di kompleks MPR/DPR, Jakarta, Senin (16/8/2021).

Kepada awak media, Sandi mengaku sangat nyaman menggunakan pakaian adat Baduy yang merupakan buatan para pelaku UMKM lokal.

"Baju Baduy ini menurut saya sangat enak dan nyaman sekali untuk di pakai. Jadi ini sangat layak untuk menjadi souvenir untuk para wisatawan yang datang," kata Sandi.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahudin Uno, mengunjungi Kabupaten Pangeglang dan Kabupaten Lebak, Banten, Jumat (20/8/2021). 
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahudin Uno, mengunjungi Kabupaten Pangeglang dan Kabupaten Lebak, Banten, Jumat (20/8/2021).  (Tribunbanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan)

Ia pun mengusulkan pakaian adat Suku Baduy yang viral ini menjadi suvenir wisatawan.

Baca juga: Industri E-Commerce Berkembang di Masa Pandemi, Begini Upaya Pemerintah Optimasi Ekonomi Digital

Ia pun mengusulkan agar pakaian adat Baduy dijajakan di platform e-Commerce atau perdagangan online yang dikembangkan Kemenparekraf. 

Menurutnya, potensi ekonomi UMKM lokal dari penjualan pakaian adat Baduy ini tinggi.

"Karena dengan dipakai oleh Presiden RI Jokowi saja, yang menonton (video) sudah ratusan juta," terangnya.

Ia pun menceritakan pada saat upacara kemerdekaan 17 Agustus 2021 yang lalu, pasca Presiden RI, Joko Widodo mengenakan pakaian tersebut, setidaknya dua pejabat eselon satu di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggunakan pakaian tersebut ke kantor.

Baca juga: Cerita Jaro Saija Diminta Siapkan Baju Adat Baduy Untuk Dipakai Jokowi, Dua Kali Diundang ke Istana

Akan tetapi, lantaran banyaknya yang memesan, dua pegawainya tersebut melaporkan bahwa tidak mendapatkan tas koja yang menjadi satu kesatuan dalam intetitas suku Baduy lantaran ludes terjual.

"Ini merupakan bukti dari Produk Ekonomi Kreatif kita sangat konkret dan bisa dirasakan. Dan menurut saya ini adalah keberpihakan dan keadilan kepada pelaku UMKM yang selama ini 62 persen kontribusi pendapatan nasional dari UMKM dan 97 ribu lebih lapangan pekerjaan diciptakan oleh UMKM," tegasnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved