Breaking News:

Jumlah Pencari Kerja di Lebak Melonjak jadi 1.009 Orang dalam Sebulan

Ia pun mengingatkan agar masyarakat yang ingin membuat kartu kuning menyertakan dokumen identitas diri sebelum mendaftar.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Abdul Qodir
Tribunbanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan
Warga melakukan pembuatan kartu tanda pencari kerja atau AK1 atau kartu kuning di Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Lebak, Jalan Siliwangi nomor 12, Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, Senin (30/8/2021). 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Angka pencari kerja di Kabupaten Lebak per Agustus 2021 mencapai 1.009 orang atau melonjak dua kali lipat dibandingkan bulan sebelumnya.

Hal itu diketahui dari meningkatnya pengajuan kartu tanda pencari kerja atau AK1 atau kartu kuning di Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Lebak.

Hal ini disebabkan meningkatnya angka kelulusan pelajar SMA/SMK dan pengangguran yang tidak dibarengi lowongan pekerjaan bersamaan adanya kebijakan PPKM Darurat dan Level 1-4 pamdemi Covid-19.

"Bulan Agustus Tahun 2021 jumlah 1.009 orang melakukan pembuatan kartu pencari kerja di Lebak. Kebanyakan mereka yang datang dan membuat itu baru lulus, baik itu SMA/SMK ataupun Kuliah," ujar Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten LebakDinas ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Lebak, Octa Ahmad di kantornya, Rangkasbitung, Senin (30/8/2021).

Baca juga: Dampak Covid-19: Jumlah Pengangguran di Indonesia Tembus 8,75 Juta

Octa mengatakan pembuatan kartu kuning sendiri dapat dilakukan secara online ataupun datang langsung ke Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten mulai pukul 08.00 WIB.

Ia pun mengingatkan agar masyarakat yang ingin membuat kartu kuning menyertakan dokumen identitas diri sebelum mendaftar.

Pelatihan kerja

Disnakertrans Kabupaten Lebak juga memberikan pendampingan pelatihan kerja para pencari kerja guna menyiapkan dan membuka kesempatan berwirausaha maupun bekerja.

Baca juga: 114 Anak di Lebak jadi Yatim Piatu usai Orang Tua Meninggal karena Covid-19, Nasibnya Belum Jelas

"Untuk pelatihan untuk tahun lalu tidak ada, tetapi untuk tahun sekarang ada untuk sebanyak 122 orang untuk dilatih menjahit sepatu, komputer dan perbengkelan," terangnya.

Ia pun berharap agar angka pengangguran dan pencari kartu kerja di Lebak dapat berangsur-angsur menurun dengan mulai diturunkannya status PPKM Darurat di Kabupaten Lebak.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved