Breaking News:

Pamer Miras Sambil Live Facebook, Pemkab Pandeglang "Jewer" Oknum Aparat Desa

Oknum aparat desa di Pandeglang "dijewer" pihak pemerintah Kabupaten Pandeglang.

net
Ilustrasi minum minuman keras atau mabuk 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Oknum aparat desa di Pandeglang "dijewer" pihak pemerintah Kabupaten Pandeglang.

Hal itu dilakukan setelah oknum itu minum minuman keras sambil mengupload di media sosial.

Baca juga: Peringatan Dini BMKG 28 September, Waspada Hujan Disertai Angin Kencang di Lebak dan Pandeglang

Baca juga: Viral Oknum Perangkat Desa di Pandeglang Diduga Minum Miras Sambil Live Facebook, Ini Pembelaannya

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pandeglang Doni Hermawan telah mengetahui kasus itu serta memanggil yang bersangkutan.

"Sudah kita panggil dan kita berikan teguran keras kepada yang bersangkutan atas kegaduhan yang terjadi," kata dia, saat dihubungi, Selasa (28/9/2021).

Teguran itu diberikan karena oknum itu melanggar kode etik sebagai pelayan masyarakat.

Dia menyayangkan atas apa yang dilakukan oleh anak buahnya tersebut.
Sebab, kata dia, akan berdampak kepada citra aparat sipil negara yang seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat.

Dia juga mengingatkan kepada yang bersangkutan agar tidak mengulangi kejadian serupa di kemudian hari.

Apabila nantinya, ditemukan kasus yang sama maka pihaknya tidak aka segan-segan memberi sanksi pemecatan.

Baca juga: Setelah 2 Tahun, Korban Tsunami Selat Sunda di Pandeglang Segera Tempati Hunian Tetap

Baca juga: Tempat Makan Durian di Serang dan Pandeglang Lengkap dengan Harga, Ada yang Menyajikan Bersama Kopi

"Kami berbicara etika yang dilanggar oleh pelaku. Secara keagaaman kan ini dilarang oleh negara juga. Jadi sekali lagi melakukan hal yang sama maka, akan ada sanksi yang jauh lebih berat nantinya," jelasnya.

Pihaknya pun mengingatkan kepada para aparatur desa mulai dari tingkat bawah hingga kecamatan untuk tidak membuat kegaduhan dimasa Pandemi Covid-19.

Apalagi, di saat pemerintah saat ini tengah berjuang untuk penanganan Pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai serta pemulihan ekonomi masyarakat.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved