Breaking News:

PPKM di Banten

PPKM Level 3 Kota Tangerang: Gerai Makanan di Bioskop dan Pusat Kebugaran Boleh Buka

Kota Tangerang masuk ke dalam penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 mulai 4-18 Oktober 2021.

Editor: Glery Lazuardi
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah meresmikan gedung Polsek Pinang, Kota Tangerang. 

TRIBUNBANTEN.COM - Kota Tangerang masuk ke dalam penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 mulai 4-18 Oktober 2021.

Selama penerapan PPKM Level 3 itu terdapat sejumlah penyesuaian peraturan selama PPKM diterapkan di Kota Tangerang.

Salah satu penyesuaian adalah pembukaan pusat kebugaran (fitness centre/gym) dengan kapasitas maksimal 25 persen, menerapkan protokol kesehatan ketat, dan pengunjung wajib memiliki aplikasi PeduliLindungi.

"Ada yang dikendorkan di Kota Tangerang, salah satunya tempat berolahraga, gym," ungkap Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, melalui sambungan telepon, Selasa (5/10/2021).

Baca juga: Gubernur Banten Tutup Sementara Sekolah di Kota Tangerang karena Siswa Positif Covid-19

Baca juga: 4 Atlet dari Kota Tangerang Berhasil Dapat Medali di Ajang PON XX Papua 2021, 2 Perak & 2 Perunggu

Satpol PP akan melakukan pengawasan di pusat kebugaran yang sudah beroperasi.

"Ada teman-teman Satpol PP yang monitoring. Mereka sudah monitoring. Makanya, ya, mudah-mudahan semua tetap disiplin," urainya.

Politikus Demokrat itu melanjutkan, penyesuaian lain selama PPKM itu adalah pengelola bioskop yang sudah diizinkan untuk mengoperasikan konter makanan.

Dia mengaku belum sempat meninjau pengoperasian konter makanan di bioskop.
Namun, Arief mengaku sempat menonton bioskop pada Sabtu pekan lalu, dan meninjau protokol kesehatan yang diterapkan di sana.

"Saya sempat nonton ya hari Sabtu minggu kemarin. Waktu itu belum boleh jual makan, jadi bener enggak jual makanan. Sepi, sudah berasa bioskop punya sendiri," tuturnya.

"Yang nonton dua baris. Tetap pakai masker, di dalam juga berjarak. Saya lihat sehabis selesai, mereka langsung (menyemprot) disinfektan. Prokes tetap dijalani, masuk harus akses PeduliLindungi," sambung dia.

Baca juga: Siswa Belum Divaksin, Kota Tangerang Bakal Terapkan Pembelajaran Tatap Muka untuk Tingkat SD

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG, Senin 4 Oktober 2021: Serang & Tangerang Hujan Sedang, Cilegon Hujan Ringan

Arief menilai masyarakat cenderung sudah bosan dengan segala peraturan yang berlaku.

"Walaupun masyarakat kayanya cenderung sudah bosan banget. Tapi kan ini realita. Jadi kita jangan lengah, tetap pakai masker dan lain sebagainya," urainya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved