Breaking News:

Buat Laporan Palsu Soal Begal Padahal Motor Dirampas Teman Kencan, Pemuda Ini Resmi Jadi Tersangka

Aulia Rafiqi (23), pembuat laporan palsu kasus begal di kawasan Kanal Banjir Timur (KBT), Kecamatan Duren Sawit kini harus meringkuk di sel tahanan.

TribunJakarta.com
Wakapolrestro Jakarta Timur AKBP Ahmad Fanani saat memberi keterangan terkait kasus laporan palsu dibuat Aulia Rafiqi (23) di Mapolrestro Jakarta Timur, Senin (11/10/2021) 

TRIBUNBANTEN.COM - Seorang pemuda bernama Aulia Rafiqi (23) ditetapkan jadi tersangka atas laporan palsu kasus begal yang dilaporkan pada Rabu (6/10/2021) lalu.

Wakapolrestro Jakarta Timur AKBP Ahmad Fanani mengatakan, bahkan kini Rafiqi harus meringkuk di sel tahanan Mapolrestro Jakarta Timur.

Diketahui sebelumnya, Rafiqi sempat membuat laporan palsu kasus begal di kawasan Kanal Banjir Timur (KBT), Kecamatan Duren Sawit.

Baca juga: Wanita di Garut Jadi Korban Begal 3 Orang, Motor dan Uang Rp 1,3 Miliar Raib Digondol Pelaku

Baca juga: Hampir Jadi Korban Begal, Boy William Ungkap Mobilnya Pernah Diikuti Orang Bawa Senjata Tajam

Dalam laporan tersebut Rafiqi berbohong menyatakan dia kehilangan handphone berikut sepeda motornya akibat dibegal lima orang mengaku Polisi pada Rabu (6/10/2021) pukul 01.00 WIB.

"Kita mengembangkan dan kita berhasil menangkap pelapor sekaligus yang melaporkan pembegalan di KBT tersebut," kata AKBP Fanani di Mapolrestro Jakarta Timur, Senin (11/10/2021).

Dari penyelidikan jajaran Satreskrim Polrestro Jakarta Timur dan Ditkrimum Polda Metro Jaya terungkap pada Rabu malam itu Rafiqi melakukan open booking online (BO) prostitusi online.

Dia membuat janji dengan seorang perempuan di satu apartemen wilayah Bekasi, namun setelah kencan, Rafiqi tidak mampu membayar sehingga handphone berikut motornya dirampas.

"Selesai melakukan kegiatan tersebut AR tidak bisa membayar. Sehingga motor dan handphonenya diambil oleh teman kencan tersebut."

"Pelaku (Rafiqi) harus membayar Rp 500 ribu," ujarnya.

Aulia Rafiqi (23), korban begal bermodus polisi, saat memberi keterangan di Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (6/10/2021).
Aulia Rafiqi (23), korban begal bermodus polisi, saat memberi keterangan di Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (6/10/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Baca juga: Ada Remaja di Bawah Umur dan Gadis Ikut Gerombolan Begal yang Menyerang Driver Ojol di Bintaro

Baca juga: Fakta Terbaru Kasus Pembegalan Mahasiswa di Rangkasbitung, Pelaku Baru 10 Hari Keluar dari Penjara

Fanani menuturkan motif ini membuat Rafiqi yang merupakan pemuda asal Bogor membuat laporan palsu jadi korban kasus pencurian disertai kekerasan ke SPKT Polrestro Jakarta Timur.

Kini, Rafiqi yang sudah mengakui kebohongannya melalui keterangan video, dijerat pasal 220 KUHP tentang laporan palsu dengan ancaman 1 tahun 4 bulan penjara.

"Untuk kasus handphone dan sepeda motornya (yang dirampas) dalam proses penyidikan di Polsek Bekasi Selatan."

"Kasusnya berbeda (dengan laporan palsu), sudah dilaporkan di sana (Polsek Bekasi Selatan)," tuturnya.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Remaja Ini Buat Laporan Dibegal, Padahal Motor dan Ponsel Dirampas Cewek BO Karena Tak Mampu Bayar

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved