Breaking News:

Kabar Gembira! Kemenag Prioritaskan Calon Jemaah Umrah yang Tertunda Keberangkatan Akibat Pandemi

Menindaklanjuti mulai diperbolehkan calon jemaah umrah Indonesia berangkat ke Tanah Suci, pihak Kementerian Agama meminta PPIU bersiap

Editor: Glery Lazuardi
Kementerian Media Saudi/AFP
Sebuah gambar selebaran yang disediakan oleh Kementerian Media Saudi pada 31 Juli 2020 menunjukkan para jamaah yang berkeliling di sekitar Ka'bah, tempat suci paling suci di Masjidil Haram di kota suci Saudi, Mekah. Jemaah haji Muslim berkumpul hari ini di Gunung Arafat Arab Saudi untuk klimaks haji tahun ini, yang terkecil di zaman modern dan kontras dengan kerumunan besar tahun-tahun sebelumnya. 

TRIBUNBANTEN.COM - Menindaklanjuti mulai diperbolehkan calon jemaah umrah Indonesia berangkat ke Tanah Suci, pihak Kementerian Agama meminta Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) bersiap.

Pihak Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah telah bersurat kepada para pimpinan PPIU tertanggal 11 Oktober 2021, tentang Persiapan Penyelenggaraan Ibadah Umrah 1443H.

"Kami minta penyelenggara perjalanan ibadah umrah mempersiapkan keberangkatan jamaahnya," kata Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief, dalam keterangannya, pada Selasa (12/10/2021).

"Khususnya mereka yang telah mendaftar dan membayar biaya umrah di PPIU namun tertunda keberangkatannya hingga saat ini,".

Baca juga: UPDATE Umrah 2021: Prosedur dan Syarat Vaksinasi Covid-19 Masih Dalam Pembahasan di Pemerintah

Baca juga: Arab Saudi Izinkan Jemaah Indonesia Umrah, Kapan Mulai Pemberangkatan? Berikut Penjelasan Kemenag

Dia menjelaskan, penyelenggaraan ibadah umrah sempat ditutup oleh Arab Saudi pada akhir Februari 2020 disebabkan pandemi.

Penyelenggaraan umrah sempat dibuka kembali pada awal November 2020, dengan protokol kesehatan dan persyaratan khusus.

Data Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH) mencatat, per November 2020, ada 26.328 jemaah yang tertunda keberangkatannya dan berusia 18 sampai 50 tahun.

"Mereka masuk dalam kriteria yang dipersyaratkan Saudi untuk berangkat umrah di masa pandemi saat itu," ucap Hilman.

Namun, otoritas Saudi kembali menutup sementara akses masuk ke wilayahnya bagi pendatang dari 20 negara, termasuk Indonesia.

Keputusan tersebut diterbitkan pada 2 Februari 2021 dan berlaku efektif sejak 3 Februari pukul 21.00. Sejak itu belum ada lagi pemberangkatan jemaah umrah asal Indonesia.

Baca juga: Arab Saudi Izinkan Calon Warga Indonesia Ibadah Umrah, Vaksin dan Karantina Jadi Syarat

Baca juga: Arab Saudi Izinkan Jemaah Umrah dari Indonesia, Berikut Ketentuan yang Wajib Diketahui

"Sehubungan info Saudi tengah persiapkan aturan pelaksanaan umrah bagi jemaah Indonesia, kami minta PPIU melakukan pendataan terhadap jemaah tertunda, khususnya terkait dengan pelaksanaan vaksinasi dosis lengkap yang menjadi persyaratan untuk melaksanakan ibadah umrah," ujar Hilman.

Selain itu, lanjut Hilman, pihaknya juga minta PPIU untuk melaporkan data jemaah umrah yang tertunda keberangkatannya lalu melakukan pembatalan/penarikan biaya perjalanan ibadah umrah.

"Kami minta PPIU segera melaporkan data jemaah yang telah divaksinasi dosis lengkap dan siap untuk diberangkatkan," tutur Hilman.

Tulisan ini sudah tayang di kontan.co.id berjudul Kemenag minta PPIU persiapkan keberangkatan jemaah umrah

Tulisan ini sudah tayang di kontan.co.id berjudul Ibadah umrah segera dibuka, Kementerian Agama mitigasi kesiapan calon jemaah

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved