Breaking News:

Aksi Smackdown Terhadap Mahasiswa Pendemo di Tangerang, Oknum Polisi Harus 'Dijewer'

Kepala Ombudsman Perwakilan Banten, Dedy Irsan, meminta Polri mengedepankan langkah-langkah humanis dalam penanganan aksi unjuk rasa.

Editor: Glery Lazuardi
Dok. Polda Banten
Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto Adi Nugoroho 

TRIBUNBANTEN.COM - Kepala Ombudsman Perwakilan Banten, Dedy Irsan, meminta Polri mengedepankan langkah-langkah humanis dalam penanganan aksi unjuk rasa.

Dia mencontohkan upaya Kapolda Banten, Inspektur Jenderal Rudy Heriyanto bertemu dan meminta maaf kepada Muhamad Fariz Amrullah, korban dugaan tindakan represif aparat kepolisian.

Selain itu, mantan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya itu mendorong aparat kepolisian memperhatikan kembali Standard Operational Procedure (SOP) dalam penanganan demonstrasi.

Dedy Irsan melihat aksi Kapolda Banten sekaligus mendorong para pengunjuk rasa bertindak damai dan tidak melakukan aksi anarkis dalam menyampaikan hak politik.

"Prosedurnya itu ada, tidak sembarangan melakukan kekerasan,” ujar Dedy, dalam keterangan yang diterima pada Kamis (14/10/2021).

Baca juga: Gelar Demo Sikapi Tindakan Represif Polri, Aliansi Mahasiswa Tangerang: Teman Kita di Smackdown

Baca juga: Sederet Fakta Polisi Smackdown Pendemo di Tangerang, Kejang-kejang Usai Dibanting

Dia meminta kepada aparat penegak hukum agar memberikan sanksi kepada aparat kepolisian
yang membanting seorang pengunjuk rasa tersebut.

“Harus diproses sesuai jalur hukum agar kejadian tidak terulang. Saya apresiasi atas pernyataan Kapolda Banten yang tegas memproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tutur Dedy.

Sementara itu, Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santosa, menilai Kapolda Banten berperan mencegah eskalasi memanas.

"Dalam suasana pandemi seperti sekarang, itu yang terpenting,” kata Sugeng Teguh Santosa.

Langkah cepat untuk memeriksa oknum polisi yang membanting pendemo menjadi warning agar polisi melakukan tindakan terukur pada saat munculnya pendemo yang rusuh.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved