Breaking News:

Kasus Pinjol dan Begal di Tangerang Meningkat Selama Pandemi, Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Khusus

Tindakan kriminal berupa aksi begal dan pemerasan yang dilakukan pelaku pinjol ilegal di Kota Tangerang ternyata menjamur saat pande

Editor: Yudhi Maulana A
Capture YouTube Kompas TV
Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran 

TRIBUNBANTEN.COM - Tindakan kriminal berupa aksi begal dan pemerasan yang dilakukan pelaku pinjaman online (pinjol) ilegal di Kota Tangerang ternyata menjamur saat pandemi Covid-19 ini.

Hal tersebut diakui oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mohammad Fadil Imran saat menyambangi asrama polisi di Kota Tangerang yang baru diresmikan pasca-kebakaran, Kamis (14/10/2021).

Fadil mengatakan, kasus begal tak jarang meresahkan warga Kota Tangerang.

Ditambah sekarang marak menjamur teror dari pinjaman online yang menaruh bunga tidak wajar sampai mengirimkan ancaman ke nasabahnya.

"Kelompok begal segera diperhatikan, begal sangat meresahkan masyarakat. Wilayah penyangga ini banyak peningkatan kasus curanmor (pencurian kendaraan bermotor)," jelas Fadil di Polres Metro Tangerang Kota, Kamis (14/10/2021).

Baca juga: Terlilit Pinjol Rp 30 Juta, Kepala Minimarket Bobol Tempat Kerjanya & Sempat Pura-pura Lapor Polisi

Rupanya, kasus begal tidak hanya merebak di Kota Tangerang tapi di wilayah aglomerasi DKI Jakarta selama Pandemi Covid-19.

"Bekasi, Kabupaten, dan Kota juga. Pokoknya wilayah-wilayah penyangga ibukota kasus-kasus begal cukup tinggi," sambung dia.

Kendati demikian, Fadil tidak merinci secara spesifik jumlah kasus begal selama pandemi Covid-19 di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Belum selesai dengan begal, kini muncul kasus pinjaman online yang mencekik masyarakat di tengah serangan Virus Covid-19.

Saking meresahkannya, Fadil meminta Polres Metro Tangerang Kota untuk membentuk tim khusus memburu kantor pinjol.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved