Update Bentrok Antar-kelompok Mahasiswa Unpam: Polres Tangsel Amankan 2 Orang

Aparat Polres Tangerang Selatan menangkap dua mahasiswa anggota Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Universitas Pamulang.

Editor: Glery Lazuardi
Warta Kota/ Rizki Amana
Manajemen menelusuri penyebab bentrokan antar kelompok mahasiswa di Unpam. Foto: Gedung Universitas Pamulang yang berada di Jalan Puspiptek Raya, Buaran, Serpong, Kota Tangsel 

"Kalau senjata tajam saya enggak lihat, tapi ada korban bocor di kepala mungkin dipukul atau dibanting pakai pot besar," ungkapnya.

Adapun ia memastikan dua kondisi korban tersebut mengalami luka parah di bagian kepala hingga dilarikan ke Rumah Sakit terdekat untuk menjalani perawatan secara intensif.

"Korban dua orang yang masuk rumah sakit yang dipukul itu lebih dari dua orang. Cuman yang masuk IGD dua orang," tuturnya.

Sementara itu, pihak Universitas Pamulang (Unpam) membenarkan adanya keributan antara dua kelompok mahasiswanya di tempat makan Bursa Kuliner.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unpam, M Wildan mengatakan kronologi bentrokan tersebut bermula dari adanya aksi demonstrasi mahasiswa yang mengatasnamakan Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Unpam.

Menurutnya aksi tersebut digelar pada Kamis, 07 Oktober 2021 lalu di depan Gedung DPR/MPR.

Kemudian, anggota KBM tersebut mendatangi Sekretariat Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro pada Sabtu, 09 Oktober 2021 guna mengkonfirmasi ketidakhadirannya kelompok mahasiswa itu pada aksi demonstrasi tersebut.

"Kehadiran mereka sekaligus mengundang untuk melakukan konfirmasi pada Ahad, 10 Oktober 2021 di Bursa Kuliner depan Kampus 2 Unpam Viktor," kata Wildan melalui keterangan tertulisnya yang diterima Wartakotalive.com, Senin (11/10/2021).

"KBM Unpam juga mengundang Ketua Umum Hima Manajemen untuk melakukan konfirmasi terkait flyer yang berisi Menolak Aksi pada Kamis, 7 Oktober 2021," sambungnya.

Wildan menuturkan pertemuan antar kelompok mahasiswa itu pun berlangsung pada Minggu, 10 Oktober 2021.

Menurutnya saat pertemuan tersebut dua kelompok tiba-tiba saja saling serang hingga berujung pengeroyokan terhadap dua mahasiswa tersebut.

"Mereka hadir karena mau mendiskusikan maksud penolakan mereka terhadap aksi. Namun, bukan diskusi dan konfirmasi yang terjadi tetapi KBM Unpam langsung membentak meja, melempar, serta mengejar para korban yang menjadi target KBM Unpam, yakni Ketua Umum Hima Teknik Elektro dan Ketua Umum Hima Manajemen," ungkapnya.

Adapun pihaknya mengaku aksi pengeroyokan tersebut telah kini ditangani pihak Polres Tangsel.

"Para korban telah melaporkan kejadian ini kepada Polres Kota Tangerang Selatan dan pada Ahad, 10 Oktober 2021 polisi membawa keduanya ke RS Sari Asih untuk dilakukan visum," katanya

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Beda Pendapat Soal Aksi, Dua Mahasiswa Unpam Ditangkap Polres Tangsel

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved