Breaking News:

Sempat Kontak Melalui WhatsApp, Dua Nelayan Hilang di Perairan Kabupaten Serang

Dua nelayan asal Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang hilang di perairan antara Pulau Panjang dan Pulau Tunda, pada Selasa (2/11/2021).

Penulis: desi purnamasari | Editor: Glery Lazuardi
istimewa
Badan SAR Nasional (Basarnas) Banten 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG - Dua nelayan asal Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang hilang di perairan antara Pulau Panjang dan Pulau Tunda, pada Selasa (2/11/2021).

Diketahui kedua nelayan tersebut hendak pergi memancing menggunakan perahu.

Baca juga: Sang Adik Hilang Sejak Kemarin, Indah Permatasari Sebutkan Ciri-cirinya: Dia Penyandang Difabilitas

Kepala Kantor SAR Banten Adil Triyanto mengatakan, tim Badan SAR Nasional (Basarnas) Banten hingga kini masih melakukan pencarian kedua nelayan tersebut.

Dua nelayan itu yakni atas nama Supri dan Nanang warga Desa Kedung Soka, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang.

Keduanya diketahui berangkat memancing dengan menggunakan perahu bermesin dongfeng 8 PK dari Pantai Habibi Salira pada Senin (1/11/2021) pukul 16.00 WIB.

"Mereka berangkat menuju perairan antara Pulau Panjang dan Pulau Tunda," katanya saat dikonfirmasi TribunBanten.com, Rabu (3/11/2021).

Kemudian, pada Selasa (2/11/2021) sekira pukul 07.00 WIB, mereka bersandar di Dermaga Nelayan Pulo Ampel untuk menaruh ikan hasil tangkapan.

“Sekira pukul 08.00 WIB, mereka berangkat kembali memancing ke perairan antara Pulau Panjang dan Pulau Tunda,” katanya.

Setelah itu, pada pukul 14.17 WIB, Nanang menelepon rekannya bernama Rizki untuk meminta bantuan menarik perahunya.

Nanang memberitahukan jika mesin perahunya mati dan mengirim lokasi melalui aplikasi WhatsApp.

Baca juga: Kisah Gibran Alami Hal Mistis Selama Hilang di Gunung Guntur, Kini Sering Minta ke Pantai Selatan

Namun, saat saudara Rizki berangkat ke lokasi, perahu Nanang dan Supri sudah tidak ada di lokasi, ia sudah berusaha mencari di sekitar lokasi namun tidak ada.

"Pada saat dicek ke lokasi perahu sudah tidak ada, hingga saat ini pencarian masih terus dilakukan," katanya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved