Breaking News:

Daftar UMK Tahun 2022 se-Provinsi Banten yang Sudah Ditetapkan, 3 Kabupaten Tanpa Kenaikan

Hal itu termasuk dalam menetapkan UMK tahun 2022 harus berpedoman kepada PP No 36 tahun 2021 tentang Pengupahan. 

TRIBUNBANTEN/AHMADTAJUDIN
Hingga Selasa (30/11/2021) pukul 19.30 WIB, elemen buruh yang tergabung dalam beberapa serikat se-Provinsi Banten masih menggelar aksi unjuk rasa. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Gubernur Banten Wahidin Halim menetapkan upah minimum kabupaten/kota (UMK) 2022, Selasa (30/11/2021).

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Banten, Al Hamidi, mengatakan penetapan UMK mengacu pada PP No 36/2021.

PP No 36/2021 tetang Pengupahan sebagai produk hukum turunan dari UU No 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang dinyatakan masih berlaku oleh Mahkamah Konstitusi (MK) dan ditegaskan presiden dalam pidato, kemarin sore.

Baca juga: Berikut UMK 2022 Kabupaten Tangerang yang Sudah Disahkan Gubernur Banten, Buruh Tepuk Jidat

Menurut Hamidi, Gubernur Banten Wahidin Halim sebagai kepala daerah berkewajiban untuk menaati dan melaksanakan kebijakan pemerintah pusat dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hal itu termasuk dalam menetapkan UMK tahun 2022 harus berpedoman kepada PP No 36 tahun 2021 tentang Pengupahan. 

Dalam penetapan UMK Tahun 2022, ada tiga wilayah di Banten yang tidak mengalami kenaikan upah.

Tiga daerah itu adalah Kabupaten Serang, Kabupaten Tangerang, dan Kabupaten Pandeglang

Berikut besaran UMK tahun 2022 Provinsi Banten: 

Baca juga: Kecewa dengan UMK 2022 yang Ditetapkan WH, Buruh di Banten Blokade Jalan di Kawasan KP3B

- Kabupaten Lebak naik 0,81 persen menjadi Rp 2.773.590.40 dari Rp 2.751.313.81

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved