Breaking News:

Tak Terima Lahannya Digusur, Mahasiswa di Tangerang Acungkan Golok ke Polisi

Seorang mahasiswa asal Balaraja, Kabupaten Tangerang nekat menyerang kepolisan menggunakan senjata tajam saat lahannya digusur.

Editor: Yudhi Maulana A
Istimewa
MIS (23) yang diamankan Polsek Balaraja, warga Desa Sindang Sono, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang saat melawan petugas menggunakan golok, Jumat (3/12/2021). 

TRIBUNBANTEN.COM - Seorang mahasiswa asal Balaraja, Kabupaten Tangerang nekat menyerang kepolisan menggunakan senjata tajam saat lahannya digusur.

Adalah MIS (23) yang diamankan Polsek Balaraja, warga Desa Sindang Sono, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang.

Pria yang berstatus mahasiswa ini ditangkap karena melawan petugas saat mengamankan eksekusi lahan di Jalan Raya Kresek, Kampung Jati Baru, Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Jumat (3/12/2021).

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro menerangkan, eksekusi lahan dilaksanakan berdasarkan Surat Penetapan Kepala Pengadilan Negeri Tangerang Kelas A1.

Terhadap sebidang tanah dengan sertifikat atas nama almarhum Aryadi.

Baca juga: Rumah di Tengah Jalan Tangerang Ini akan Digusur, Pemilik Punya Satu Permintaan Khusus ke Pemda

Lahan itu ditempati oleh lapak milik Nurjana.

"Petugas prinsipnya mengamankan kegiatan pengosongan agar tidak terjadi keributan," kata Wahyu saat dikonfirmasi (5/12/2021).

Wahyu melanjutkan, pada saat pelaksanaan pengosongan, tergugat yakni Nurjaya dan keluarganya tidak terima dan berupaya menghalangi kegiatan eksekusi.

Upaya penghadangan itu pun kemudian menimbulkan keributan antara pihak penggugat dan tergugat.

"Melihat hal itu, petugas gabungan TNI POLRI dan Satpol PP kemudian melakukan upaya pengamanan agar keributan tidak semakin memanas," ujar Wahyu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved