Sering Mengamuk dan Ganggu Warga, 2 Monyet di Lebak Ditangkap, Sempat Menyerang Petugas Damkar
Petugas Damkar Lebak, Ade Apriyadi, mengatakan dua ekor monyet tersebut akan dikembalikan ke habitatnya di Lebak Selatan.
Penulis: Nurandi | Editor: Agung Yulianto Wibowo
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Nurandi
TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Lebak menangkap dua ekor monyet yang sering mengganggu masyarakat.
Dua monyet ini kabur dari kandangnya.
Pemelihara kemudian melaporkan kaburnya dua monyet itu kepada petugas Damkar Kabupaten Lebak.
Dua ekor monyet yang kabur mengganggu dan merusak ladang pertanian milik warga Kampung Ciawi, Desa Cijoro Pasir, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.
Petugas Damkar Lebak, Ade Apriyadi, mengatakan dua ekor monyet tersebut akan dikembalikan ke habitatnya di Lebak selatan.
"Kami mendapatkan laporan dari yang memelihara, meminta bantuan untuk menangkap dua ekor monyet yang kabur," katanya setelah menangkap dua ekor monyet, Selasa (4/1/2022).
Petugas Damkar membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk menangkap dua ekor monyet.
Bahkan, dua monyet itu sempat menyerang petugas Damkar yang hendak menangkap.
Dua ekor monyet dipelihara warga selama empat tahun.
Pemelihara monyet, Roheni, mengatakan monyet itu sering mengamuk.
Menurut dia, sebenarnya dua monyet ini baik.
Namun, kadang merusak tanaman dan mendatangi warga Ciawi.
"Hal itu membuat warga takut karena bagaimana pun kan hewan liar," ucapnya.
Untuk menangkap dua ekor monyet, petugas Damkar memancingnya memakai pisang dan mentimun.
Setelah ditangkap, dua ekor monyet dibawa menggunakan sangkar besi dan sementara berada di kantor Damkar Kabupaten Lebak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/petugas-damkar-lebak-menangkap-dua-ekor-monyet.jpg)