Breaking News:

Sambut PTM 100 Persen, Dinkes Kota Tangerang Lakukan Tes Covid-19 Secara Acak di Lingkungan Sekolah

Dinas Kesehatan Kota Tangerang menyiapkan 15 ribu swab PCR untuk melakukan tes Covid-19 secara acak kepada para pengajar.

(TribunJakarta.com/Ega Alfreda)
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah memantau Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di SDN Pasar Baru 1, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, saat pandemi Covid-19, Senin (25/10/2021). 

TRIBUNBANTEN.COM - Dinas Kesehatan Kota Tangerang menyiapkan 15 ribu swab PCR untuk melakukan tes Covid-19 secara acak di lingkungan sekolah.

Kepala Dinkes Kota Tangerang, Dini Anggraeni mengatakan, akan melakukan testing acak di lingkungan sekolah PTM, mulai dari siswa, guru, hingga warga sekolah.

Hal tersebut menyusul diberlakukannya pembelajaran tatap muka (PTM) kapasitas 100 persen di Kota Tangerang.

Baca juga: Antisipasi Penyebaran Omicron, Pemkab Tangerang Terapkan PTM 50% untuk 6 Jam Pelajaran di Sekolah

"Dinkes mencoba mendampingi pelaksanaan PTM 100 persen, antisipasi pasca libur Nataru serta hadirnya varian baru Omicron yang dilihat di nasional kian meningkat," jelas Dini, Jumat (7/1/2022) 

Pelaksanaan testing atau swab acak di lingkungan PTM akan berlangsung pekan depan.

Metode yang digunakan pun secara acak dan berkeliling dari satu tempat ke tempat lain.

"Masing-masing puskesmas akan berkeliling ke sekolah-sekolah PTM, jika ditemukan kasus bisa segera ditindak lanjut," sambung Dini.

Ia memastikan kalau alat swab PCR di Kota Tangerang masih dalam jumlah yang aman.

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy meninjau pelaksanaan  Pembelajaran Tatap Muka (PTM) usai libur semester ganjil di sejumlah sekolah di Kota Tangerang Selatan
Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy meninjau pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) usai libur semester ganjil di sejumlah sekolah di Kota Tangerang Selatan (istimewa)

Baca juga: Tinjau Sekolah di Tangsel, Wagub Andika Hazrumy Dengarkan Aspirasi Siswa Soal PTM

Terutama untuk mendeteksi varian baru Covid-19, Omicron.

"Jika ditemukan pelajar, guru atau warga sekolah yang positif, varian Omicron atau apa pun itu, untuk penanganan semua sama saja."

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved