Breaking News:

Pemda Diminta Lakukan Pendataan Dampak Gempa Banten dengan Baik, Kepala BNPB: Segera Dirikan Posko

Pemda Diminta Lakukan Pendataan Dampak Gempa Banten dengan Baik, Kepala BNPB: Segera Dirikan Posko

Editor: Ahmad Haris
Dok. BNPB
Kepala BNPB saat di Pendopo Bupati Pandeglang. 

TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN PANDEGLANG - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pandeglang diminta melakukan pendataan dampak bencana gempa bumi 6,6 magnitude dengan baik.

Mulai dari kerusakan bangunan, jumlah warga terdampak, kebutuhan dasar warga terdampak, dan hal lainnya.

Agar segera diselesaikan dan dimutakhirkan dengan baik, agar percepatan penanganan darurat dapat dilaksanakan secara maksimal dan tepat sasaran.

Baca juga: 15 Kecamatan di Lebak Terdampak, 2 Orang Terluka di Kepala, BPBD: Waspada, Masih Rawan Gempa Susulan

Hal itu diutarakan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto.

“Segera dari pemeritah daerah mohon terus melaksanakan pendataan lebih lanjut," ujarnya saat rapat koordinasi percepatan penanganan gempabumi M 6,6 Banten, di Pendopo Kantor Bupati Pandeglang, Banten, Sabtu (15/1).

"Apakah dari ribuan rumah ini ada yang belum terlaporkan, kemudian adanya yang luka berat luka ringan ini masih ada atau tidak” kata Suharyanto dalam keterangan tertulisnya yang diterima TribunBanten.com.

Ia juga meminta agar posko darurat bencana segera dibentuk.

Melalui posko itu, diharapkan seluruh kegiatan terkait penanganan darurat, dapat dilakukan dan dievaluasi setiap hari selama masa tanggap darurat.

Suharyanto juga menekankan, bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama, dalam upaya penanganan darurat.

“Terutama segera dirikan posko. Nanti kami akan dampingi terus dari BNPB,” ucapnya.

“Posko saya minta setiap hari melaksanakan kegiatan evaluasi. Tujuan utamanya adalah keselamatan masyarakat,” imbuhnya.

Baca juga: Ringankan Korban Gempa, Pemprov Banten Kirim Bantuan Logistik Awal, Ada Kidsware & Peralatan Dapur

Sementara, Bupati Kabupaten Pandeglang Irna Narulita menyampaikan bahwa setidaknya ada sekitar 200 warga yang mengungsi akibat terdampak gempabumi.

Namun, Irna memastikan bahwa sebagian besar mereka saat ini telah kembali ke rumah masing-masing.

“Mereka telah kembali ke rumah,” ungkap Irna.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved