Breaking News:

Gejala Covid-19 Varian Omicron pada Orang yang Sudah Divaksin, Sering Dianggap Flu Biasa

Bagaimana gejala Covid-19 varian Omicron pada orang yang sudah divaksin? Orang yang sudah divaksin penuh masih bisa terpapar Covid-19 varian Omicron.

Editor: Vega Dhini
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Virus Corona | Covid-19. 

TRIBUNBANTEN.COM - Gejala Covid-19 varian Omicron pada orang yang sudah divaksin, bagaimana tanda-tandanya?

Covid-19 varian Omicron yang pertama kali  ditemukan di Afrika Selatan pada November 2021 lalu hingga kini masih terus menyebar ke berbagai penjuru dunia.

Ilustrasi obat Covid-19 atau Virus Corona
Ilustrasi obat Covid-19 atau Virus Corona (Shutterstockm.co)

Menurut para ilmuwan, Covid-19 varian Omicron lebih mudah menular dan lebih kebal terhadap vaksin.

Namun, vaksinasi penting dilakukan karena bisa mengurangis risiko sakit parah hingga kematian akibat Covid-19.

Baca juga: Perbedaan Gejala Covid-19 Varian Omicron Pada Orang Dewasa dan Anak, Begini Penjelasan Dokter

Baca juga: Indonesia Masuk 10 Besar Tambahan Kasus Tertinggi di Dunia, Update Covid-19 Global 13 Februari 2022

Baca juga: BOR Rumah Sakit di Banten Masih di Bawah 50 Persen, Ini Kriteria Pasien Covid-19 yang Bisa Dirawat

Baca juga: Bolehkah Gunakan Vaksin Covid-19 Non Halal di Masa Pandemi? Ini Penjelasan MUI

Bagaimana dengan orang yang sudah divaksin? Apakah masih bisa terpapar Covid-19 varian Omicron?

Orang yang sudah divaksin penuh masih bisa terpapar Covid-19 varian Omicron.

Berikut beberapa gejala Omicron paling umum yang terjadi pada seseorang yang sudah divaksinasi lengkap, serta dua tanda awal yang mungkin dirasakan, seperti yang dikutip dari The Independent.

Menurut para ahli, sembilan gejala utama yang dialami oleh orang yang sudah divaksinasi lengkap dan mendapat suntikan booster adalah: pilek, sakit tenggorokan, bersin, sakit kepala, batuk, mual, nyeri otot, ruam kulit, dan diare.

Ilustrasi Omicron
Ilustrasi Omicron (The Weather Channel)

Sifat gejala Omicron yang ringan membuat sulit bagi orang untuk membedakannya dari flu biasa.

Namun, menurut Profesor Tim Spector, pembuat Aplikasi Studi Gejala ZOE, "sekitar 50% dari 'pilek baru' saat ini sebenarnya adalah Covid".

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved